Interior salah satu gerbong KA wisata yang selama ini disewakan PT KAI. (JIBI/Antara) Interior salah satu gerbong KA wisata yang selama ini disewakan PT KAI. (JIBI/Antara)
Selasa, 29 Agustus 2017 08:00 WIB Alvari Kunto/JIBI/SOLOPOS Fokus Share :

Mewahnya Gerbong KA Pariwisata Khusus Pelancong

PT KA Pariwisata menjalankan rangkaian KA Pariwisata Priority pada 2018.

Solopos.com, JAKARTA — Anak perusahaan PT Kereta Api Indonesia, PT KA Pariwisata, akan menjalankan rangkaian khusus KA Pariwisata Priority pada 2018 yang akan berhenti di beberapa stasiun kota tertentu untuk memuaskan pelesiran wisatawan.

Presiden Direktur PT Kereta Api Pariwisata Totok Suryono mengatakan rangkaian khusus tersebut bisa berisi lima sampai tujuh gerbong KA Pariwisata Priority dengan tujuan akhir Yogyakarta sampai Surabaya.

“Paling lambat akhir 2018 kita akan menjalankan kereta wisata yang satu rangkaian penuh di mana kereta itu akan berhenti di beberapa kota. Contoh dari Jakarta ke Bandung, kita ajak turis melihat dulu wisata di Bandung,” kata Totok di Jakarta, Sabtu (26/8/2017) seperti ditulis Kantor Berita Antara.

KA Pariwisata Priority saat ini dijalankan bersamaan dengan kereta kelas eksekutif Taksaka dan Argo Lawu. Dengan rencana rangkaian khusus ini, penumpang akan lebih fleksibel dan hanya dikhususkan untuk berwisata. Nantinya, penumpang akan diberhentikan di kota tertentu, misalnya di Bandung dan menginap 1-2 malam untuk menikmati wisata alam, fesyen, dan kuliner.

Kemudian, penumpang akan diberangkatkan lagi ke kota berikutnya seperti Semarang hingga ke tujuan terakhir, yakni Malang dan Surabaya yang memiliki berbagai wisata alam dan dinilai menarik untuk dikunjungi. Ada pun saat ini PT KA Pariwisata memiliki tujuh gerbong kelas priority berkapasitas 30 orang.

Ketiga gerbong di antaranya dioperasikan untuk Taksaka Priority tujuan Yogyakarta dan Argo Lawu Priority tujuan Solo. “Dalam satu hari, kami memberangkatkan tiga gerbong, dua gerbong di Taksaka dan satu di Argo Lawu. Total gerbong KA Pariwisata ada tujuh yang kami punya,” kata Totok.

KA Pariwisata tujuan Jakarta-Yogyakarta terdapat di KA Taksaka yang diberangkatkan setiap Jumat pukul 20.45 WIB dari Stasiun Gambir dan dari Stasiun Tugu Yogyakarta pada Minggu 20.00 WIB. Sedangkan untuk tujuan Jakarta-Solo, KA Pariwisata terdapat di rangkaian KA Argo Lawu yang diberangkatkan dari Stasiun Gambir setiap Jumat pukul 20.15 WIB dan di Stasiun Solo Balapan pada Minggu malam pukul 20.00 WIB.

Tiket KA Pariwisata tujuan Jakarta-Yogyakarta dan Jakarta-Solo dipatok seharga Rp750.000 per penumpang dengan fasilitas interior gerbong yang elegan dan mewah terlihat dari dinding kayu jati yang dipasang sepanjang ruang gerbong mulai dari kabin penumpang, kamar mandi dan restorasi.

Selain interior yang terkesan mewah, terdapat TV layar besar untuk karaoke dan video on demand layar sentuh di setiap bangku penumpang yang menyajikan hiburan. Untuk makanan dan minuman, penumpang mendapat “welcome drink” berupa jus, sup pembuka dan makanan utama.

lowongan pekerjaan
CV MUTIARA BERLIN, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Musik Pop dan Nikah Muda

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (21/10/2017). Esai ini karya Udji Kayang Aditya Supriyanto, peminat kajian budaya populer dan pengelola Buletin Bukulah! Alamat e-mail penulis adalah udjias@gmail.com. Solopos.com, SOLO¬†— Saat isu komunisme (lagi-lagi) diangkat ke publik sekian waktu lalu,…