Ilustrasi (JIBI/Harian Jogja/Antara)
Senin, 28 Agustus 2017 11:55 WIB Irwan A. Syambudi/JIBI/Harian Jogja Gunung Kidul Share :

Karangmojo Usulkan 1.800 Bidang Tanah Untuk Sertifikat Gratis

Pemerintah Desa Karangmojo Gunungkidul mengusulkan sebanyak 1.800 bidang tanah untuk mendapatkan sertifikat

Solopos.com, GUNUNGKIDUL—Pemerintah Desa Karangmojo Gunungkidul mengusulkan sebanyak 1.800 bidang tanah untuk mendapatkan sertifikat. Usulan tersebut untuk memenuhi Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) gratis dari pemerintah.

Program nasional yang menargetkan lima juta sertifikat di seluruh Indonesia itu kini mulai berjalan dengan dilakukan pendataan di tingkat desa. Di Desa Karangmojo sendiri sedikitnya ada 1.800 bidang tanah yang diusulkan untuk dapat mengikuti PTSL.

Kepala Desa Karangmojo, Supriyono mengatakan telah mengumpulkan sebanyak 16 kepala dusun untuk mendata sejumlah bidang tanah yang hendak diikutkan dalam program PTSL. Semua bidang tanah yang telah didata nantinya akan didaftarkan kemudian dilakukan pengukuran.

”Kalau kondisi tanahnya tidak ada masalah serta tidak ada sengketa dan dilelengkapi dengan persyaratannya, maka outputnya nanti akan mendapatkan sertifikat. Tetapi sebaliknya jika tidak memenuhi persayaratan, tidak semuanya mendapat sertfikat. Namun yang jelas semua bidang tanah sudah terdaftar, tujuannya untuk menghindari tumpang tindih kepemilikan“ kata dia seperti dikutip di laman resmi Desa Karangmojo, Sabtu (26/8/2017).

Sementara itu, terkait biaya dalam pendaftaran tanah, Kasi Pemerintahan Desa Karangmojo, Musidi menjelaskan tidak ada biaya yang dibebankan. Untuk melakukan sosialisasi, pengumpulan data fisik, pengumpulan data yuridis, pendaftaran sampai dengan penerbitan sertifikat ditanggung oleh pemerintah. Tetapi untuk pemenuhan persyaratan, pemasangan patok dan materai ditanggung oleh masyarakat.

“Untuk biaya administrasinya seperti materai dan lainnya ditanggung oleh masyarakat, untuk persyaratannya KTP, surat tanah dan PBB tahun berjalan,” kata Musidi.

lowongan pekerjaan
PT.KARTINI TEH NASIONAL (TEH DANDANG), informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Pilkada, Demokrasi, dan Hantu Politik

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (17/01/2018) dengan judul Demokrasi Kita dan Hantu Politik. Esai ini karya Muhammad Fahmi, dosen di IAIN Surakarta dan Doktor Kajian Budaya dan Media. Alamat e-mail penulis adalah fahmielhalimy@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Tahun 2018 sering dijuluki…