Terapi ikan di selokan Sleman (Facebook) Terapi ikan di selokan Sleman (Facebook)
Kamis, 24 Agustus 2017 07:00 WIB Muhammad Rizal Fikri/JIBI/Solopos.com Peristiwa Share :

Terapi Ikan di Selokan Kampung, Warganet Jogja Salut

Di Sleman ada selokan yang diberi ikan yang biasa untuk terapi, warga berbondong-bondong rendam kaki.

Solopos.com, SLEMAN – Kolam ikan terapi di Sleman menarik perhatian warga. Kolam ikan terapi itu berada di sebuah selokan sepanjang kurang lebih tujuh meter.

Informasi mengenai kolam ikan terapi di sebuah selokan itu diunggah pengguna akun Facebook Eko Exel di grup Facebook Info Cegatan Jogja (ICJ), Senin (21/8/2017). Akun tersebut salut dengan tindakan warga yang membuat kolam terapi ikan.

Kolam tersebut terletak di sebuah selokan selebar kurang lebih 50 cm dan panjang kurang lebih tujuh meter. Selokan itu terletak di jalan Cimpling Triharjo, Sleman, sebelah timur jembatanMrisen. Kolam tersebut diisi  yang biasa dipakai untuk terapi ikan.

Dalam foto tampak beberapa warga duduk di pinggir selokan seraya mencemplungkan kaki ke selokan. Dalam foto tampak air selokan lumayan bening sehingga ikan-ikan terlihat.

“Saya hanya ingin menyampaikan rasa salut saya pada seseorang atau sekelompok orang yang menjadikan selokan sebagai tempat terapi ikan. Siapa saya boleh terapi dengan gratis,” tulis akun Eko Exel.

Informasi tersebut mendapat beragam komentar dari warganet. Ada yang turut memuji inisiator terapi ikan di selokan itu, ada juga yang memberi peringatan karena dugaan adanya bahaya terapi ikan.

“Semoga jadi amal jariyah pemilik ikan dan berguna bagi masyarakat umum,” tulis Om BemBy.

Sesuk tak ngekum sikil neng kono [Besok mau merendam kaki di situ],” tulis Fariz Ardiansyah.

“Rasa penasaranku terjawab, tiap hari lewat tapi tak tahu ada apa, kalau tiap sore pasti ramai,” tulis Yacob Gates.

“Jos tenan, kapan-kapan berkunjung ah,” tulis Davira Revan.

Selain komentar dukungan dan rasa penasaran, ada yang berkomentar mengingatkan bahaya terapi ikan.

“Itu sudah dilarang di beberapa negara. Itu menyebarkan penyakit menular,” tulis Mas Dani.

Nyuwun sewu, itu di selokan umum ngih? Apakah jelas aliran airnya? Karena kalau terapi, kaki digigit ikan pasti membuka kulit dan memberi peluang kuman masuk. Apalagi kalau airnya tidak steril,” tulis Ale Ratna Dp.

 

 

lowongan pekerjaan
BPR SAMI MAKMUR, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Musik Pop dan Nikah Muda

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (21/10/2017). Esai ini karya Udji Kayang Aditya Supriyanto, peminat kajian budaya populer dan pengelola Buletin Bukulah! Alamat e-mail penulis adalah udjias@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Saat isu komunisme (lagi-lagi) diangkat ke publik sekian waktu lalu,…