Parkir sembarangan, mobil dipindahkan ke atap bangunan (Shanghaiist) Parkir sembarangan, mobil dipindahkan ke atap bangunan (Shanghaiist)
Kamis, 24 Agustus 2017 13:45 WIB Muhammad Rizal Fikri/JIBI/Solopos.com Peristiwa Share :

Instant Karma! Parkir Sembarangan, Mobil Ini Tiba-Tiba Pindah ke Atap Bangunan

Kisah unik kali ini tentang mobil yang dipindah ke atap bangunan karena diparkir sembarangan.

Solopos.com, LIAONING –  Sebuah peristiwa unik tentang parkir mobil terjadi di pintu gerbang rumah susun di Kota Benxi, Provinsi Liaoning, Tiongkok. Mobil milik seorang perempuan yang tak disebut namanya dipindah di atap sebuah bangunan karena parkir sembarangan.

Dilansir Shanghaiist, Rabu (23/8/2017), seorang perempuan hendak memasuki rumah susun di Kota Benxi. Perempuan itu diminta membayar uang parkir, namun menolak. Perempuan yang tak diungkap identitasnya itu kemudian marah dan meninggalkan mobilnya di pintu gerbang.

Selama beberapa jam mobil itu menghalangi mobil lain yang akan masuk ke rumah susun. Manajemen rumah susun akhirnya melakukan tindakan. Mereka memanggil mobil crane untuk mengangkat mobil. Saat mobil diangkat untuk dipindahkan, ada seorang saksi mata yang menyarankan mobil tersebut dipindah ke atap pos gerbang rumah susun.

Proses pemindahan mobil ke atap bangunan karena parkir sembarangan (Shanghaiist)

Proses pemindahan mobil ke atap bangunan karena parkir sembarangan (Shanghaiist)

Tidak jelas bagaimana respons pemilik mobil saat mengetahui mobilnya berada di atam pos rumah susun. Akhirnya masalah itu harus ditengahi oleh pihak kepolisian. Perwakilan manajemen rumah susun dipertemukan dengan pemilik mobil. Akhirnya mobil crane yang mengangkat mobil ke atap bangunan diminta kembali untuk menurunkan mobil tersebut.

Foto-foto insiden tersebut viral di media sosial (medsos) Weibo, warganet beramai-ramai komentar mendukung aksi manajemen rumah susun dan memuji operator crane.

KSP.Pratama Surya Makmur, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply



Kolom

GAGASAN
Kemanusiaan Keluarga Polk

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (6/9/2017). Esai ini karya Anindita S. Thayf, seorang novelis dan esais yang tinggal di Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Alamat e-mail penulis adalah bambu_merah@yahoo.com. Solopos.com, SOLO — Persekusi terhadap warga Rakhine etnis Rohingya di Myanmar…