Sebuah truk tengah menunggu giliran pengisian pasir dari lokasi penambangan ilegal di sisi selatan JJLS, tepatnya di Dusun Ngepet Desa Srigading, Kecamatan Sanden, Kamis (9/2) sore. (Harian Jogja/Arief Junianto) Sebuah truk tengah menunggu giliran pengisian pasir dari lokasi penambangan ilegal di sisi selatan JJLS, tepatnya di Dusun Ngepet Desa Srigading, Kecamatan Sanden, Kamis (9/2) sore. (Harian Jogja/Arief Junianto)
Rabu, 23 Agustus 2017 07:23 WIB Bhekti Suryani/JIBI/Harian Jogja Bantul Share :

JJLS BANTUL
Ups .. Dari Rp50.000 per Meter Jadi Rp3 Juta Per Meter

JJLS Bantul, area yang dilintasi mendadak bernilai tinggi

Solopos.com, BANTUL –– Harga tanah di kawasan Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) yang melintasi Kabupatan Bantul kini melonjak hingga Rp3 juta per meter. Makelar tanah mulai beraksi mengincar tanah di pesisir.

Baca Juga : JJLS BANTUL : Harga Tanah Sentuh Rp3 Juta Per Meter

Adapun, kata  Kepala Desa Srigading, Sanden Wahyu Widodo, sebelum JJLS berdiri tanah di kawasan pesisir sepi peminat. Nyaris tak ada warga yang mau membeli lahan di wilayah paling selatan Kabupaten Bantul itu. Bahkan harganya hanya senilai Rp50.000 per meter. Kini, sejumlah makelar tanah mulai beraksi memperdagangkan lahan JJLS.

“Banyak yang datang ke pemerintah desa. Mereka minta kalau ada info warga yang jual tanah minta dihubungi,” tutur dia, Selasa (22/8/2017).

Wahyu Widodo mengimbau warganya tidak mudah tergiur menjual tanah mereka ke pihak luar. Prospek ekonomi di kawasan pesisir menurutnya diprediksi cerah ke depannya. Jangan sampai warga setempat tak memiliki aset yang dapat dijadikan sumber ekonomi bagi mereka.

Kepala Desa Murtigading, Sanden, Sutrisno juga mengungkapkan hal serupa. Di Desa Murtigading yang agak bergeser ke utara JJLS harga tanahnya melambung hingga Rp1 juta per meter. “Padahal posisi Murtigading itu masih sekitar tiga kilometer dari bahu jalan JJLS tapi harga tanah sudah tidak masuk akal,” jelas Sutrisno.

Harga yang beredar di pasaran tersebut jauh lebih besar dibanding Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) tanah tersebut. Sesuai NJOP, harga tanah di pesisir yang berdekatan dengan JJLS menurutnya hanya sekitar Rp500.000 per meter.

Selain JJLS, kawasan pesisir yang dilengkapi sejumlah objek wisata pantai diyakini turut mendongkrak harga jual tanah di kawasan ini. Kawasan pariwisata diramalkan bakal semakin ramai apabila seluruh JJLS di pesisir selatan Jawa telah terhubung. Di Bantul sendiri, pembangunan JJLS saat ini sudah sampai di Kecamatan Kretek atau wilayah paling akhir dari target proyek pembangunan. Dari Kabupaten Bantul, JJLS akan tersambung ke Kabupaten Gunungkidul hingga wilayah Jawa Timur.

lowongan pekerjaan
EDITOR FISIKA (Fulltime), informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply


Iklan Cespleng
  • MOBIL DIJUAL TERIOS TS’2008,Mulus/Gagah R18,Comp AC Baru,Silver,125JtNego, Hub=085640166830 (A001…
  • LOWONGAN CR SALES Konveksi,Wanita,Usia 24-38Th,Gaji Pokok+Uang Makan+Bensin+Bonus.Hub:DHM 082134235…
  • RUMAH DIJUAL DIJUAL RUMAH Sederhana,Jl,Perintis Kemerdekann No.50(Utara Ps.Kabangan)L:12×7 Hub:081…
Lihat Semua Iklan baris!

Kolom

GAGASAN
Rabun...

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (11/9/2017). Esai ini karya Sholahuddin, Manajer Penelitian dan Pengembangan Harian Solopos. Alamat e-mail penulis adalah sholahuddin@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO — Judul esai saya ini saya adopsi dari terminologi Profesor Theodore Levitt tentang marketing myopia atau…