Mobil dengan spanduk bendera Malaysia terbalik tertangkap kamera di Solo (Facebook)
Senin, 21 Agustus 2017 20:00 WIB Muhammad Rizal Fikri/JIBI/Solopos.com Internet Share :

Mobil Berspanduk Bendera Malaysia Terbalik Lewat Jl Slamet Riyadi Solo

Mobil berspanduk bendera Malaysia terbalik tertangkap kamera saat melintasi Jalan Slamet Riyadi, Solo.

Solopos.com, SOLO — Sebuah peristiwa unik terekam kamera warga. Peristiwa yang terjadi di Jl. Slamer Riyadi, Solo itu terkait peristiwa bendera Indonesia yang dicetak terbalik di buku panduan SEA Games 2017. Sebuah mobil tampak dipasangi spanduk bendera Malaysia secara terbalik.

Foto mengenai mobil dengan spanduk bendera Malaysia terbalik itu diunggah pengguna akun Facebook Arul End-yenk Bagoes’e di grup Facebook Kumpulan Wong Sragen, Senin (21/8/2017). “Ngertos niku wau ten Ngladak [Lihat itu tadi di Nggladak],” tulis akun Arul End-yenk Bagoes’e Senin siang pukul 12.03 WIB.

Dalam unggahan tersebut tampak sebuah mobil yang bagian belakangnya ditutup spanduk bergambar bendera Malaysia dalam posisi terbalik. Mobil tersebut tertangkap kamera saat melintasi jl. Slamet Riyadi, Solo di dekat bundaran patung Slamet Riyadi

Foto tersebut mengundang beragam komentar dari warganet. Ada yang mendukung si pemasang spanduk, mengecam Malaysia, hingga komentar mendukung Indonesia.

“Selama ini kita warga indonesia tidak pernah memprovokasi atau menjelek-jelekkan negara tetangga. Justru sebaliknya, negara tetangga lah yg sering membuat ulah. Kita warga kecil yg tidak punya kewenangan hanya bisa pasrah, geram, marah, tapi tolonglah yang punya kewenangan [pemerintah] jangan diam saja. Sakit hati melihat negara kita indonesia di injak-injak Malaysia,” tulis akun Daffa Zainal Arifin.

“Kui kan penghinaan, pemerintah kok ga protes ya? Kalau Pak Karno mesti sudah ngomong ganyang Malaysia,” tulis Yoto Teguh Pambudi.
“Tidak perlu terpancing emosi, emang niatnya memancing emosi Indonesia,” tulis Tanpoe Djeneng.
“Salut sama yang pasang bendera dan yang bawa mobil keliling kota,” tulis Arno Saputro.

lowongan pekerjaan
PT. Astra International Tbk-isuzu, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Visi Pedagogis Daoed Joesoef

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (27/01/2018). Esai ini karya M. Fauzi Sukri, penulis buku Guru dan Berguru (2015) dan Pembaca Serakah (2017). Alamat e-mail penulis adalah fauzi_sukri@yahoo.co.id. Solopos.com, SOLO–Indonesia, khususnya dunia pendidikan, kehilangan sosok pemikir pedagogis tangguh yang…