Spanduk Jarwoles. (Istimewa/Instagram) Spanduk Jarwoles. (Istimewa/Instagram)
Minggu, 20 Agustus 2017 07:00 WIB Peristiwa Share :

Viral, Spanduk Warung Es Krim Ini Bikin Warganet Terpingkal

Spanduk warung es krim Jarwoles menjadi viral di media sosial.

Solopos.com, MALANG – Sebuah foto spanduk warung es krim viral di sosial media. Spanduk bertulis warung es krim Jarwoles tersebut membuat warganet tertawa geli.

Foto itu memperlihatkan spanduk Jarwoles, sebuah warung es krim yang terletak di  Alun-alun Batu, Malang. Spanduk memperkenalkan bahwa warung itu menyediakan rasa stroberi dengan menuliskan “Ada Rasa Setrokberi.” Ada pula rasa yang mengambil nama merek kopi instan ternama.

Menu yang dituliskan paling akhir menjadi yang paling banyak diperbincangkan. “Ada Rasah Mbayar (tidak usah membayar).” Rasa yang dituliskan terakhir dibubuhi tanda coret yang mengisyaratkan bahwa menu ini fiktif atau sekadar ditulis untuk bercanda.

Bukan hanya penulisan menu,  kategori harga juga ditulis layaknya tiket angkutan umum. Bahkan, disebutkan pula nama-nama singkatan bank dengan gaya plesetan.

Tak berapa lama, foto ini menjadi perbincangan di laman forum berbagi foto lucu, 1Cak.com hingga Meme Comic Indonesia. Akun Instagram 1Cak bahkan mengunggah ulang foto kiriman pengguna forum itu, Senin (7/8/2017).

Udah terlanjur kepotret =)) https://1cak.com/2153975 #1cak #wtf #funny

A post shared by 1CAK For Fun Only (@onecak) on

Ditilik dari Solopos.com  Rabu (16/8/2017) foto ini telah mendapat ribuan like. Warganet juga turut berkomentar.

“Whahahaha setorokberry,” tulis @shinta_ayu_88.

“Wkakakak pesen rasa seterokberi yang sitimewa,” tulis @monicamuti77.

“Ngelawak mulu orang Jawa,” tulis @arieprasetyoaji.

“RASAH BAYAR = RA USAH BAYAR = GA USAH BAYAR. well played wkwkw,” tulis @im.kevinyulian

Mariah Gipty Awwaha/JIBI/Solopos.com

lowongan pekerjaan
DAQU TRAVEL HAJI & UMROH SURAKARTA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Musik Pop dan Nikah Muda

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (21/10/2017). Esai ini karya Udji Kayang Aditya Supriyanto, peminat kajian budaya populer dan pengelola Buletin Bukulah! Alamat e-mail penulis adalah udjias@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Saat isu komunisme (lagi-lagi) diangkat ke publik sekian waktu lalu,…