Smartglasses yang dikembangkan Facebook (uspto.gov) Smartglasses yang dikembangkan Facebook (uspto.gov)
Minggu, 20 Agustus 2017 22:45 WIB JIBI/Solopos/Antara Gadget Share :

Ajukan Hak Paten, Facebook Kembangkan Kacamata Pintar

Facebook mengembangkan kacamata pintar dengan mengajukan hak paten.

Solopos.com, SOLO – Facebook diam-diam mengembangkan kacamata pintar bertenaga Augmented Reality (AR). Hal ini diketahui setelah bocornya informasi terkait pengajuan hak paten divisi Oculus dari Facebook.

Di bagian judul pengajuan paten tertulis “layar dengan pemindai dua dimensi” dan menempatkan “elemen yang dihasilkan komputer” dengan latar belakang dunia nyata.

Layar tersebut kemungkinan berada di dalam bingkai yang digunakan untuk kacamata dengan cara “menghadirkan media ke mata pengguna.” Penjelasan ini terdengar seperti definisi smartglasses bertenaga AR.

Layar yang dipatenkan tersebut menggunakan teknologi waveguide, yang memungkinkan gelombang cahaya dipandu melalui lensa. Layar tersebut akan dapat menampilkan video dan gambar sementara audio akan ditangani oleh speaker atau headphone.

Mantan analis teknologi Piper Jaffray, Gene Munster sebagaimana dikutip Antara dari Phone Arena, Minggu (20/8/2017), memprediksi Apple meluncurkan smartglasses-nya pada 2019, dan meramalkan kacamata tersebut akan segera menggantikan popularitas Iphone.

Prediksi tersebut hampir sama dengan apa yang diperkirakan oleh kepala ilmuwan Oculus, Michael Abrash. Dia tidak melihat adanya spesifikasi yang menggantikan smartphone hingga 2022.

Zuckerberg juga melihat kacamata pintar tersebut akan menggantikan smartphone dan bahkan PC. Facebook membeli Oculus pada 2014 seharga US$2 miliar atau setara Rp26,7 triliun.

 

lowongan pekerjaan
BPR BINSANI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Mencari Alamat Bahasa Indonesia

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (06/01/2018). Esai ini karya Na’imatur Rofiqoh, ”pemukul” huruf dan juru gambar yang tinggal di Solo. Alamat e-mail penulis adalah naimaturr@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Bahasa Indonesia tidak lagi beralamat di Indonesia. Indonesia malah jadi tempat…