Pembawa bendera sampai tak menggunakan sepatu (Facebook) Pembawa bendera sampai tak menggunakan sepatu (Facebook)
Jumat, 18 Agustus 2017 08:00 WIB Muhammad Rizal Fikri/JIBI/Solopos.com Peristiwa Share :

HUT RI
Heroik! Perjuangan Paskibraka Gorontalo Bikin Bangga

Tim Paskibraka di Gorontalo harus melewati lumpur untuk mengibarkan bendera merah putih.

Solopos.com, GORONTALO – Di momen-momen peringatan hari kemerdekaan Indonesia seperti sekarang ini, profil-profil tim Paskibraka kerap menjadi perhatian. Salah satunya adalah tim Paskibraka dari Kecamatan Taluditi, Kabupaten Pohuwato, Gorontalo. Tim Paskibraka dari lokasi tersebut rela berbecek-becek saat melakukan tugas.

Tetap khidmat meski harus melewati lumpur (Facebook)

Tetap khidmat meski harus melewati lumpur (Facebook)

Sepatu tertutup lumpur, celana putih menghitam, hingga hanya beralas kaus kaki. Kondisi tersebut tak mengurangi kekhidmatan tim paskibraka yang bertugas di Kecamatan Taluditu. Foto-foto tentang tim paskibraka di lapangan becek itu diunggah pengguna akun Facebook Ka Isro, Kamis (17/8/2017) siang.

“Merdeka itu.. Saat kau bebas melaksanakan upacara kemerdekaan di mana saja. Dalam laut bisa, di lapangan berlumpur pun boleh. Karena para pahlawan berjuang  digenangan darah saat melawan penjajah,” tulis akun Ka Isro.

Saat ditelusuri Solopos.com lebih jauh, foto-foto tersebut sudah ramai di grup Facebook Portal Gorontalo. Akun Muhammad Helmi Hidiya mengungkapkan upacara tersebut berlokasi di tempat istirnya mengajar. Berdasarkan informasi di akun Muhammad Helmi Hidiya, ia menikah dengan pengguna akun Desriyanti Abdullah seorang tenaga pengajar di SD Negeri 05 Taluditi.

Paskibraka di Gorontalo harus melewati lumpur saat upacara (Facebook)

Paskibraka di Gorontalo harus melewati lumpur saat upacara (Facebook)

Dalam beberapa foto yang diunggah di Facebook, tampak tim Paskibraka membawa bendera melalui lapangan becek. Bagian kaki dan seragam bagian bawah tim paskibraka sudah menghitam terkena lumpur. Pembawa bendera malah tampak beralaskan kaus kaki tanpa sepatu.

Foto-foto tersebut mengundang komentar kekaguman dari warganet. “Ini baru pasukan,” tulis akun Juanda R Saleh.

“Biar penuh dengan lumpur tetap semangat 45,” tulis akun Iweed Lopz.
“Sangat luar biasa perjuangannya demi mengibarkan bendera pusaka,” tulis akun Nawan Toheto.
“Tetap dengan semangat 45 biar di tengah-tengah becek,” tulis akun Nining Labuna.
“Tetap semangat, ini mah kotor cuman nyuci lumpur, dulu nyuci darah,” tulis akun @itsvii.21.
“Tetap merdeka kawan, empat jempol buat kalian,” tulis akun @dyan_stc.

 

 

Lowongan Pekerjaan
FASHION OUTLET, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Musik Pop dan Nikah Muda

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (21/10/2017). Esai ini karya Udji Kayang Aditya Supriyanto, peminat kajian budaya populer dan pengelola Buletin Bukulah! Alamat e-mail penulis adalah udjias@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Saat isu komunisme (lagi-lagi) diangkat ke publik sekian waktu lalu,…