Baliho kontroversial HUT Kemerdekaan Indonesia (Twitter) Baliho kontroversial HUT Kemerdekaan Indonesia (Twitter)
Senin, 14 Agustus 2017 00:30 WIB Muhammad Rizal Fikri/JIBI/Solopos.com Peristiwa Share :

HUT RI
Baliho 17-an Pamer Paha Dikritik Warganet

Baliho peringatan HUT RI di Surabaya dikecam warganet karena dianggap menyalahi estetika.

Solopos.com, SURABAYA – Baliho iklan peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi kontroversi di antara warganet. Baliho tersebut bergambar perempuan yang tampak hanya berbalut kain bendera merah putih. Paha kiri model iklan pun terlihat jelas.

Berdasarkan penelusuran Solopos.com, Minggu (13/8/2017), baliho tersebut milik perusahaan keramik Platinum Ceramics. Pengguna akun Twitter @zarazettirazr mengunggah foto baliho kontroversial tersebut. “Gagal paham, ini pahlawan kemerdekaan dari daerah mana ya? Mewakili siapa?” cuit @zarazettirazr, Sabtu (12/8/2017).

“Orang yang cinta NKRI & Pancasilais ga akan buat yang seperti ini. Baliho mewakili mereka yang sesat dunia maupun akhirat,” cuit @akai_chan.

Berdasarkan informasi yang dikompilasi laman Chirpstory.com, baliho kontroversial itu berada di Kota Surabaya, Jawa Timur. Tepatnya ada dua baliho serupa yaitu di jalan Panglima Sudirman dan jalan Baliwerti.

Mendapat protes dari warga dan elemen masyarakat, baliho kontroversial itu tak bertahan lama. Akun @khamsun3 mengunggah foto saat Satpol PP Kota Surabaya menurunkan baliho. Penurunan dilakukan karena gambar baliho dianggap menyalahi estetika sehingga memungkinkan muncul persepsi negatif.

Manajemen platinum akhirnya buka suara. Mereka meminta maaf dan menegaskan tidak ada maksud pelecehan dalam desain, semuanya murni seni.

 

 

 

 

lowongan pekerjaan
Harian Umum SOLOPOS, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Eropa pun Galau Ihwal Media Sosial

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (16/10/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah djauhar@bisnis.com. Solopos.com, SOLO — Kegalauan ihwal media sosial kini melanda hampir seluruh negara di…