Seorang wisatawan berpose di atas awan buatan di Desa Wisata Kandri di Kelurahan Kandri, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang, Jateng. (Instagram-@hendrarprihadi) Seorang wisatawan berpose di atas awan buatan di Desa Wisata Kandri di Kelurahan Kandri, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang, Jateng. (Instagram-@hendrarprihadi)
Minggu, 13 Agustus 2017 11:50 WIB R. Wibisono/JIBI/Semarangpos.com Semarang Share :

Wah, Ada Objek Wisata Atas Awan di Semarang

Wisata ke Semarang sekarang bisa dilakukan dengan menikmati indahnya pemandangan dari atas awan buatan di Desa Wisata Kandri.

Solopos.com, SEMARANG – Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi kembali mempromosikan objek wisata di Kota Semarang, Jawa Tengah (Jateng) melalui akun Instagramnya, @hendrarprihadi, Senin (7/8/2017). Kali ini, Hendi—sapaan akrab Hendrar Prihadi—mempromosikan Desa Wisata Kandri di Kelurahan Kandri, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang.

Menurut orang nomor wahid di ibu kota Jateng itu, wisatawan yang datang ke Semarang sekarang bisa menikmati pemandangan alam dari atas awan buatan di Desa Wisata Kandri. “Sekarang enggak perlu baling-baling bambu buat main di atas awan – cukup ke Desa Wisata Kandri, yang sebentar lagi jadi desa wisata bertaraf Internasional,” ungkap sang wali kota dengan menyertakan foto seorang wisatawan di Desa Wisata Kandri.

Hendi juga mengungkapkan Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang terus berupaya mewujudkan Desa Wisata Kandri sebagai destinasi wisata bertaraf internasional. “Pemerintah Kota Semarang sedang menyiapkan Desa Wisata Kandri di kawasan Gunungpati, Semarang, sebagai destinasi bertaraf internasional,” lanjutnya.

Sementara itu, sejumlah netizen yang mengomentari kiriman Hendi itu mengungkapkan bahwa Desa Wisata Kandri telah ramai diserbu wisatawan. “Kemarin sudah ke situ Pak @hendrarprihadi antreannya banyak sekali, mohon spot baru segera ditambah, jika memungkinkan gratis saja dong pak biar seperti kampung-kampung yang lain,” tulis pengguna akun Instagram @destyarestu.

“Harus dateng gasik kalau enggak mau antre banyak, cukup Rp5.000 foto sepuasnya,” ungkap pengguna akun Instagram @mohamad_iqbal69.

Foto Desa Wisata Kandri yang diunggah wali kota Semarang itu tampaknya berhasil menarik perhatian netizen. Tak sedikit netizen yang mengaku sangat ingin mengunjungi salah satu objek wisata di Kota Semarang tersebut. “Aw aw aw kudu lan wajib rene ki [Harus dan wajib ke sini],” tulis pengguna akun Instagram @eceu.dita.

Wiiihhh… Pengin ke sini,” celetuk pengguna akun Instagram @santiimoet2010.

Terlepas dari komentar netizen itu, Hendi mengungkapkan Desa Wisata Kandri akan segera dilengkapi beberapa infrastruktur pendukung lainnya seperti akses jalan, air bersih, dan gedung pertunjukan kesenian. Semua itu tak lain adalah upaya Pemkot Semarang menjadikan Desa Wisata Kandri Semarang sebagai destinasi wisata bertaraf internasional. (Ginanjar Saputra/JIBI/Semarangpos.com)

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Leave a Reply

Kolom

GAGASAN
Potensi Lokal untuk Kemandirian Desa

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (11/8/2017). Esai ini karya Hadis Turmudi, mahasiswa Sekolah Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Surakarta dan sedang menulis tesis tentang desa dan otonomi asli. Alamat e-mail penulis adalah adis.mandiri@yahoo.com. Solopos.com, SOLO–Desa-desa di Nusantara yang berjumlah kurang…