Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono (kedua dari kiri) membuka Festival Jalan Tol Jasa Marga di pintu jalan tol Salatiga, Tingkir, Kota Salatiga, Jateng, Minggu (13/8/2017). (JIBI/Solopos/Antara/Aditya Pradana Putra) Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono (kedua dari kiri) membuka Festival Jalan Tol Jasa Marga di pintu jalan tol Salatiga, Tingkir, Kota Salatiga, Jateng, Minggu (13/8/2017). (JIBI/Solopos/Antara/Aditya Pradana Putra)
Minggu, 13 Agustus 2017 18:50 WIB JIBI/Solopos/Antara Semarang Share :

Tol Bawen-Salatiga Diresmikan Akhir Agustus

Tol Bawen-Salatiga menurut Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono bisa diresmikan pada akhir Agustus 2017 mendatang.

Solopos.com, SALATIGA —  Setelah dipastikan dibuka kembali 17 Agustus 2017, kini muncul kepastian jalan tol Semarang-Solo seksi III ruas Bawen-Salatiga akan diresmikan oleh pemerintah pada akhir Agustus 2017.

“Sudah ada kunjungan lapangan kemarin [untuk uji kelaikan]. Kalau itu laik, kami rencanakan 28 Agustus 2017 akan dibuka resmi untuk masyarakat,” kata Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono di sela-sela pelaksanaan Festival Jalan Tol di gerbang jalan tol Salatiga, Minggu (13/8/2017).

[Baca juga Tol Bawen-Salatiga Dibuka 17 Agustus]

Saat ini, tim gabungan yang terdiri atas Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Kementerian Perhubungan, Polri dan tim dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah sedang melakukan uji kelaikan jalan tol Bawen-Salatiga. Uji kelaikan tersebut merupakan salah satu prosedur yang harus dilakukan sebelum ruas jalan tol dioperasikan secara resmi oleh pemerintah.

Seperti diberitakan sebelumnya, konstruksi jalan tol Bawen-Salatiga yang memiliki panjang 17,6 kilometer, saat ini sudah selesai 100%. Setelah uji kelaikan jalan tol Bawen-Salatiga selesai, tim gabungan akan memberikan rekomendasi kepada PT Trans Marga Jateng agar ditindaklanjuti jika ada yang harus dilengkapi atau diperbaiki.

Jalan tol Semarang-Solo sepanjang 72.64 Km yang dikelola oleh PT Trans Marga Jateng (TMJ), kelompok usaha PT Jasa Marga (Persero) Tbk. merupakan salah satu skala prioritas pembangunan jalan tol oleh pemerintah saat ini dan telah sesuai dengan tata ruang terpadu yang disusun oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah serta diharapkan dapat mempercepat pengembangan wilayah tersebut.

Jalan tol Semarang-Solo yang menghubungkan Kota Semarang dan Surakarta (Solo) memiliki arti penting bagi denyut nadi perekonomian di daerah yang dilintasi yaitu, Semarang, Salatiga, Boyolali, Sukoharjo serta Solo. Jalan bebas hambatan Semarang-Solo memperkuat potensi pengembangan wilayah, khususnya untuk mendukung pergerakan perekonomian melalui peningkatan kelancaran arus barang dan jasa.

Jalan tol Semarang-Solo sebagai bagian dari Trans Jawa yang melintas di jalur pantura juga berperan penting dalam membantu kelancaran arus mudik balik Lebaran tiap tahun. Dengan segera dioperasikan Jalan Tol Semarang-Solo ini diharapkan mampu menjadi solusi untuk mengatasi kemacetan yang terjadi di jalan arteri serta memberikan alternatif pilihan bagi pengguna jalan untuk menuju ke kota tujuan dengan aman, lancar dan nyaman.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Leave a Reply

Kolom

GAGASAN
Akuntabilitas Dana Desa

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (9/8/2017). Esai ini karya Agus Riewanto, doktor Ilmu Hukum dan dosen di Fakultas Hukum dan Program Pascasarjana Ilmu Hukum Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah agusriewanto@yahoo.com. Solopos.com, SOLO–Dalam beberapa tahun belakangan ini…