Remaja 16 tahun, Zara Hartshorn yang tampak seperti nenek-nenek. (Istimewa/Mirror.co.uk) Remaja 16 tahun, Zara Hartshorn yang tampak seperti nenek-nenek. (Istimewa/Mirror.co.uk)
Minggu, 13 Agustus 2017 09:00 WIB JIBI/Solopos.com/Okezone Peristiwa Share :

Terlihat Seperti Nenek-Nenek, Wanita Ini Ternyata Remaja Berusia 16 Tahun

Seorang wanita asal Inggris mengalami kelainan genetik yang menyebabkan kondisi fisiknya terlihat lebih tua dibanding usianya.

Solopos.com, ROTHERHAM – Seorang remaja bernama Zara Hartshorn mengalami kondisi genetik langka yang membuat tubuhnya berusia jauh lebih tua. Di usia 16 tahun, Zara disebut-sebut mirip dengan seorang berusia 60-an tahun.

Akibat kondisi yang dialaminya, kulit Zara terlihat keriput, bahkan giginya membusuk. Kelangkaan genetik tersebut ia warisi dari ibunya yang bernama Tracey. Sang ibu sendiri berusia 43 tahun. Tetapi kulit dan wajahnya seperti perempuan 60 tahun.

Saat Tracey masih kecil, dokter mengatakan bahwa tubuhnya mengalami masalah dalam menyimpan lemak. Dalam medis, kondisi ini dikenal sebagai lipodistrofi. Kondisi ini mengakibatkan kulit wajahnya berkeriput karena kehilangan sel lemak.

Dilansir Barcoft TV,, Sabtu (12/8/2017), kala itu Tracey tidak diberitahu tentang fakta bahwa kelainan yang dialaminya akan menurun pada anak-anaknya. Padahal, kemungkinan 3 dari ke 7 anaknya memiliki gelaja lipodistrofi.

Zara sendiri mengungkapkan, usia 8 dan 10 tahun adalah masa terburuknya. “Tahap terburuk dalam hidup saya dengan intimdasi,” tuturnya.

Pada tahun ajaran baru, ia akan diminta mengajar karena gurunya mengira dia orang dewasa. “Saya masuk kelas dan guru mata pelajaran Geografi memberi rencana pelajaran untuk saya mengajar,” imbuhnya.

Zara khawatir, ada tidak akan mempercayainya jika bertanya soal usianya. “Pertanyaan itu membuatku takut,” tukasnya.

Dalam sebuah film dokumenter, Zara dan Tracey pergi ke Texas untuk konsultasi mengenai operasi plastik. Zara sudah memutuskan untuk melanjutkan operasi. Tetapi, ada masalah internal karena Zara juga mengidap kelainan jantung.

Sayangnya, hingga saat ini belum ada obat untuk kelangkaan genetik yang diderita Zara dan Tracey.

Leave a Reply

Kolom

GAGASAN
Potensi Lokal untuk Kemandirian Desa

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (11/8/2017). Esai ini karya Hadis Turmudi, mahasiswa Sekolah Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Surakarta dan sedang menulis tesis tentang desa dan otonomi asli. Alamat e-mail penulis adalah adis.mandiri@yahoo.com. Solopos.com, SOLO–Desa-desa di Nusantara yang berjumlah kurang…