Kolam renang Tirtomoyo Jebres (Dok/JIBI/Solopos) Kolam renang Tirtomoyo Jebres (Dok/JIBI/Solopos)
Minggu, 13 Agustus 2017 17:00 WIB Moh. Khodiq Duhri/JIBI/Solopos Umum Share :

TCS Semarang Juara Umum Paswind Cup II, Elite Solo Peringkat IV

TCS Semarang menjadi juara umum kejuaraan renang regional Paswind Cup II. Sedangkan Elite Solo turun ke peringkat empat.

Solopos.com, SOLO — Perkumpulan Renang Tri Cakti Semesta (TCS) Semarang memastikan diri menjadi Juara Umum Kejuaraan Renang Antar Perkumpulan Jateng dan DIY Paswind Cup II di Kolam Renang Tirtomoyo Manahan, Sabtu (12/8/2017) malam.

TCS Semarang mampu membawa pulang 20 medali emas, 17 perak dan 17 perunggu. Selisih perolehan medali emas dari TCS Semarang cukup jauh dengan lawan-lawannya. Perkumpulan renang dari Solo, Algamary Club Swimming (ACS) yang berada di urutan kedua hanya mampu mendulang 13 emas, 14 perak dan 8 perunggu. Paswind menyusul di peringkat ketiga dengan raihan 13 emas, 11 perak, dan 10 perunggu.

Sementara itu, Elite Solo yang meraih juara umum tahun lalu menempati urutan keempat dengan meraih 12 emas, 20 perak, dan 20 perunggu. Shark dari Kulon Progo menjadi satu-satunya wakil dari DIY yang masuk lima besar dengan meraih 10 emas. Sementara Spectrum dari Semarang menyusul dengan raihan 9 emas, 7 perak dan 13 perunggu.

“TCS Semarang sebagian besar diisi perenang yang masuk pemusatan latihan di PPLP [Pusat Pembinaan dan Latihan Olahraga Pelajar] Provinsi Jateng. Jadi, mereka memang atlet hasil seleksi dari banyak daerah yang disiapkan khusus untuk menghadapi PON,” terang Ketua Umum Paswind Nur Efendi saat dihubungi Solopos.com, Minggu (13/8/2017).

Nur Efendi mengakui porsi latihan antarklub renang memang berbeda. Bagi perenang yang tergabung dalam PPLP tentu mendapat porsi latihan yang lebih besar karena mereka sudah masuk dalam akademi.

“Berbeda dengan para perenang Paswind yang berasal dari Soloraya. Lokasi tempat tinggal dengan tempat latihan terlalu jauh. Kami kesulitan untuk meningkatkan porsi latihan. Berbeda kalau semua perenang masuk pemusatan latihan,” jelas Nur Efendi.

Efendi mengakui prestasi Elite pada Paswind II mengalami penurunan karena ditinggal salah satu perenang andalan yakni Vanesa Sanjoyo di kelompok usia (KU) 2. Pada ajang Paswind II, Vanesa kembali bergabung dengan mantan klubnya yakni TCS Semarang. Dia bahkan bisa menyabet 10 emas dari 14 nomor renang yang dipertandingkan. Jadi, dari 20 emas yang diraih TCS Semarang, separuh di antaranya disumbangkan oleh Vanesa.

“Vanesa adalah perenang terbaik putri di KU 2. Dia sebenarnya tidak ikut PPLP, tapi mengadopsi program dan latihan di kolam pribadi. Itu karena dia menempuh pendidikan model home schooling,” papar Nur Efendi.

Harian Umum SOLOPOS, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

Kolom

GAGASAN
Jangka Kamardikan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (15/8/2017), karya Bandung Mawardi dari Bilik Literasi. Alamat e-mail bandungmawardi@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Setahun setelah peristiwa bersejarah, proklamasi kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945, terbit buku berjudul Djangka Djajabaja Sempoerna dengan Peristiwa Indonesia Merdeka garapan…