Sudirman Said. Mantan Menteri ESDM Sudirman Said (berkemeja warna cokelat) tengah berbincang dengan salah satu kader Gerindra di Kantor DPD Gerindra Jateng, Jl. Unta Raya, Gayamsari, Semarang, Sabtu (12/8/2017). (JIBI/Semarangpos.com/Imam Yuda Saputra)
Minggu, 13 Agustus 2017 14:50 WIB Imam Yuda Saputra/JIBI/Semarangpos.com Semarang Share :

PILKADA 2018
Gerindra Minta Sudirman Said Lebih Banyak Terjun ke Masyarakat

Pilkada atau Pilgub Jateng 2018 kemungkinan besar akan diikuti oleh mantan Menteri ESDM, Sudirman Said.

Solopos.com, SEMARANG — Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) meminta mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Sudirman Said, untuk lebih banyak memperkenalkan diri kepada masyarakat. Hal itu dilakukan agar popularitas Sudirman Said lebih terangkat dan memudahkan langkahnya untuk maju dalam Pilkada atau Pilgub Jawa Tengah (Jateng) 2018.

Ketua DPD Partai Gerindra Jateng, Abdul Wachid, mengaku telah mendapat instruksi dari Ketua Umum sekaligus Ketua Dewan Pembina Gerindra, Prabowo Subianto, untuk mengakomodasi keinginan Sudirman Said maju dalam Pilgub Jateng 2018. Wachid bahkan diminta Prabowo untuk lebih fokus mengurus partai ketimbang mencalonkan diri dalam pilgub.

“Ketua Dewan Pembina [Gerindra] sudah memanggil saya dua hari lalu. Beliau berpesan agar kami mengawal Pak Sudirman Said dan melihat sejauh mana respons masyarakat,” tutur Wachid saat dijumpai wartawan seusai menggelar pertemuan dengan para kader Gerindra se-Kota Semarang dan Sudirman Said di Kantor DPD Partai Gerindra Jateng, Semarang, Sabtu (12/8/2017).

Wachid menambahkan, pihaknya pun meminta Sudirman Said untuk lebih banyak turun ke bawah atau berkunjung ke masyarakat Jateng. Hal itu dilakukan agar masyarakat Jateng lebih mengenal sosok mantan Menteri ESDM itu.

Jika hal itu berjalan efektif, tentu tingkat elektabilitas Sudirman Said akan meningkat yang dibuktikan dalam hasil survei yang akan digelar DPD Gerindra Jateng nanti.

“Salah satu syarat untuk maju akan bergantung dari hasil survei nanti. Tentunya ada beberapa kader kami juga yang akan mengikuti survei ini. Selain itu juga tokoh-tokoh dari partai lain yang akan menjalin koalisi dengan kami,” tutur Wachid.

Wachid menambahkan saat ini Gerindra juga tengah menjalin komunikasi dengan beberapa partai untuk membangun koalisi pada Pilgub Jateng 2018 nanti. Koalisi itu sangat penting bagi Gerindra mengingat tidak bisa mengusung calon sendiri dalam pilgub.

Gerindra hanya memiliki 11 kursi di DPRD Jateng. Sesuai ketentuan yang ditetapkan KPU, untuk mengusung calon sendiri setiap partai harus memiliki minimal 20 kursi di DPRD.

“Dengan ketentuan ini kami harus siap berkoalisi. Jika dalam koalisi nanti kami harus maju sebagai Jateng 2 [cawagub], kami enggak masalah. Yang penting, siapa yang terbaik itu yang akan kami usung,” beber Wachid.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

lowongan pekerjaan
PT. INDUKTURINDO UTAMA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Daya Beli Menurun

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (17/10/2017). Esai ini karya Ginanjar Rahmawan, mahasiswa Program Doktor Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah Rahmawan@stiesurakarta.ac.id. Solopos.com, SOLO–Belakangan ini beberapa kawan saya yang…