Bupati Kendal Mirna Annisa (kedua dari kanan) bersama anggota Komisi IV DPR Fadholi (kedua dari kiri) menghadiri acara Penyerahan Bantuan Alat Pertanian di Aula Dinas Pertanian dan Pangan Kendal, Patebon, Kabupaten Kendal, Jateng, Selasa (8/8/2017). Bupati Kendal Mirna Annisa (kedua dari kanan) bersama anggota Komisi IV DPR Fadholi (kedua dari kiri) menghadiri acara Penyerahan Bantuan Alat Pertanian di Aula Dinas Pertanian dan Pangan Kendal, Patebon, Kabupaten Kendal, Jateng, Selasa (8/8/2017).
Minggu, 13 Agustus 2017 07:50 WIB R. Wibisono/JIBI/Semarangpos.com Semarang Share :

PERTANIAN KENDAL
Beri Alat Pertanian, Bupati Mirna Diminta Cek Berkala

Pertanian di Kendal ditunjang dengan bantuan alat pertanian, warganet meminta Bupati Mirna melakukan pengecekan secara berkala.

Solopos.com, KENDAL – Bupati Kendal Mirna Annisa bersama anggota Komisi IV DPR Fadholi memberikan bantuan alat-alat pertanian kepada para petani Kendal di Aula Dinas Pertanian dan Pangan Kendal, Patebon, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah (Jateng), Selasa (8/8/2017).

Hal tersebut disampaikan Mirna melalui akun media sosialnya dan memicu warganet memintanya untuk melakukan pengecekan alat-alat pertanian tersebut secara berkala. Melalui halaman Facebook dan akun Twitternya, Bupati Mirna mengungkapkan ada beberapa alat pertanian yang diberikan demi menunjang produktivitas petani di Kabupaten Kendal.

“Hari ini saya bersama Bapak Drs. Fadholi Anggota DPR RI memberikan bantuan alat pertanian berupa transplanter, pompa air, dan handtractor. Alat tersebut harapan kami para petani di Kendal makin produktif dan sejahtera,” tulis sang bupati dengan menyertakan beberapa foto kegiatan tersebut.

Warganet yang mengetahui kabar tersebut lantas meminta Bupati Mirna melakukan pengecekan secara berkala terhadap alat-alat yang sudah diberikan. Mereka khawatir alat tersebut disalahgunakan atau bahkan dijual.

“Tolong minta pengawasannya bu. agar tidak ada oknum-oknum berpangkat yang ikut ambil keuntungan,” tulis pengguna akun Facebook Saiful Jakhir.

“Tolong disidak alat pertanian dipergunakan dengan tidak semestinya,” tulis pengguna akun Facebook Azka Raditya Luthfi.

“Setelah diberi bantuan mohon dikontrol pemanfaatanya, sudah bertahun-tahun kalau diberi bantuan banyak yang dijual, kemana para PL Pertanian tigkat kecamatan ya,” tulis pengguna akun Twitter @ylbhjakerham.

Meski demikian, sebagian warganet lainnya merasa bersyukur para petani di Kabupaten Kendal telah mendapatkan bantuan alat pertanian. Senada dengan Mirna, sejumlah warganet berharap bantuan tersebut dapat menunjang produktivitas petani di Kabupaten Kendal.

Terlepas dari komentar warganet itu, orang nomor satu di Kabupaten Kendal tersebut menyatakan pertanian di Kabupaten Kendal harus dapat berkembang demi menunjang pertumbuhan ekonomi. “Sektor pertanian di Kendal harus terus berkembang untuk terwujudnya pertumbuhan ekonomi, kemakmuran masyarakat dan ketahanan pangan kita,” tandas Mirna. (Ginanjar Saputra/JIBI/Semarangpos.com)

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Leave a Reply

Kolom

GAGASAN
Potensi Lokal untuk Kemandirian Desa

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (11/8/2017). Esai ini karya Hadis Turmudi, mahasiswa Sekolah Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Surakarta dan sedang menulis tesis tentang desa dan otonomi asli. Alamat e-mail penulis adalah adis.mandiri@yahoo.com. Solopos.com, SOLO–Desa-desa di Nusantara yang berjumlah kurang…