Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol. Djarod Padakova (JIBI/Solopos/Antara/Aji Styawan) Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol. Djarod Padakova (JIBI/Solopos/Antara/Aji Styawan)
Minggu, 13 Agustus 2017 22:50 WIB JIBI/Solopos/Antara Semarang Share :

NARKOBA JATENG
Polisi Jateng Ungkap 678 Kasus Narkotika Sepanjang 2017

Narkoba yang berhasil dirampas polisi di Jateng sepanjang 2017 mencapai 3 kg sabu-sabu, 1.155 gram ganja, 786,5 butir ekstasi, serta sekitar 147 gram tembakau gorilla.

Solopos.com, SEMARANG — Polda Jawa Tengah mencatat pengungkapan 678 kasus penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan berbahaya lainnya (narkoba) di berbagai wilayah di provinsi ini selama periode Januari hingga Juli 2017. “Pengungkapan oleh Direktorat Reserse Narkoba Polda Jateng beserta seluruh jajaran polres,” kata Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol. Djarod Padakova di Kota Semarang, Kamis (10/8/2017).

Dari jumlah pengungkapan sebanyak itu, lanjut dia, 870 tersangka telah diproses secara hukum. Sedangkan barang bukti yang diamankan dari berbagai kasus tersebut terdiri atas lebih dari 3 kg sabu-sabu, 1.155 gram ganja, 786,5 butir ekstasi, serta sekitar 147 gram tembakau gorilla. Jika didasarkan atas wilayah pengungkapan, Kota Semarang dan Solo masih mendominasi upaya hukum atas penyalahgunaan narkotika itu.

Sementara itu, pada periode yang sama Badan Narkotika Nasional Provinsi Jawa Tengah mengungkap 12 kasus penyalahgunaan narkotika di provinsi tersebut. Kabid Pemberantasan BNN Provinsi Jawa Tengah AKBP Suprinarto mengatakan dari pengungkapan kasus sebanyak itu telah diamankan pula 22 tersangka.

Bersama dengan pengungkapan-pengungkapan itu, diamankan pula barang bukti jenis Sabu-sabu dengan total berat 2,2 kg serta ratusan pil ekstasi. Ia menambahkan peredaran narkotika saat ini tidak hanya merambah pada kota-kota besar namun juga telah masuk ke daerah-daerah pinggiran.semq

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Leave a Reply

Kolom

GAGASAN
Potensi Lokal untuk Kemandirian Desa

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (11/8/2017). Esai ini karya Hadis Turmudi, mahasiswa Sekolah Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Surakarta dan sedang menulis tesis tentang desa dan otonomi asli. Alamat e-mail penulis adalah adis.mandiri@yahoo.com. Solopos.com, SOLO–Desa-desa di Nusantara yang berjumlah kurang…