Pertarungan Dovizioso vs Marquez di tikungan 10 lap terakhir di GP Austria. Minggu (13/8/2017). (Twitter/@motogp)
Minggu, 13 Agustus 2017 20:09 WIB Adib Muttaqin Asfar/JIBI/Solopos Balap Share :

MOTOGP 2017
Battle Versus Marquez Hingga Tikungan Terakhir, Dovizioso Juara GP Austria

Andrea Dovizioso menjadi juara di GP Austria setelah pertarungan ketat melawan Marquez hingga lap dan tikungan terakhir.

Solopos.com, SOLO — Pembalap Ducati Andrea Dovizioso memenangi duel sengit GP Austria di Sirkuit Red Bull Ring dengan cara yang luar biasa, Minggu (13/8/2017). Dia harus bertarung satu lawan satu dengan pembalap Repsol Honda Marc Marquez dari awal balapan hingga lap terakhir.

Pertarungan keduanya sudah dimulai sejak lap pertama saat balapan masih dipimpin pembalap Ducati lainnya, Jorge Lorenzo. Di awal balapan, pertarungan didominasi, Lorenzo, Marquez, Lorenzo, dan pembalap Movistar Yamaha Valentino Rossi.

Hingga lap ke-7, Dovizioso masih di urutan ketiga di bawah Marquez, dan masih dibayangi oleh Rossi di urutan 4. Situasi berubah di lap 8 saat Marquez mendekati Lorenzo. Pada saat yang sama, Johann Zarco mulai mengejar Rossi.

Pertarungan sesungguhnya antara Marquez dan Dovizioso baru terjadi di lap 10. Keduanya saling salip dan beberapa kali terlibat adu sprint.

Di lap 18, Dovizioso berhasil menyalip Marquez yang terlalu melebar di tikungan 3. Sementara itu, Pedrosa merangsek ke urutan 3 menyalip Lorenzo.

Marquez sempat menyalip Dovizioso di lap 20 saat berada di tikungan ke-7. Pada lap 21, Marquez dan Dovizioso terlibat adu sprint dan saling menyalip. Bahkan battle ini juga melibatkan Pedrossa.

Pada lap 26, Dovizioso berhasil memantapkan posisinya di urutan terdepan. Namun seperti yang bisa ditebak, Marquez menguntit dan berupaya merebut posisi pertama di lap terakhir.

Pada lap terakhir, pertarungan benar-benar mencapai puncaknya di tikungan terakhir. Saat itu, Marquez benar-benar memanfaatkan tikungan untuk mencoba menyalip untuk kali terakhir namun gagal. Pertarungan mendebarkan ini dimenangi oleh Dovizioso yang mengaku tak menginjak rem di tikungan terakhir.

“Saya berusaha terbaik, ban saya agak lebih panas di awal race. Tapi di tikungan terakhir sangat luar biasa. Lain kali saya akan usaha lebih baik,” kata Marquez dalam sesi wawancara dengan Fox Sport.

Sedangkan Dovizioso mengungkapkan dirinya mengakui pentingnya faktor ban. Strateginya mengantisipasi langkah terakhir Marquez berbuah manis.

“Saya sangat senang, memahami ban sangat penting. Battle ini sangat luar biasa. Saat dia [MarqueZ] terbuka, saya memaksa masuk. Saya begitu cepat, bahkan tidak mengerem di tikungan terakhir,” kata Dovizioso.

lowongan pekerjaan
PT. BUMI AKSARA, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Koes Plus dalam Peta Musik Indonesia

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (08/01/2018). Esai ini karya Lardianto Budhi, guru Seni dan Budaya di SMAN 1 Slogohimo, Wonogiri. Alamat e-mail penulis adalah s.p.pandamdriyo@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pada Jumat, 5 Januari 2018, Yon Koeswoyo tutup usia. Beberapa tahun sebelumnya…