Sederet pejabat negara megisi rangkaian upacara penutupan PPSMB UGM 2017 dengan bernyanyi bersama di Lapangan Grha Sabha Pramana UGM Jogja, Sabtu (12/8/2017). (Abi Mufti/JIBI/Harian Jogja) Sederet pejabat negara megisi rangkaian upacara penutupan PPSMB UGM 2017 dengan bernyanyi bersama di Lapangan Grha Sabha Pramana UGM Jogja, Sabtu (12/8/2017). (Abi Mufti/JIBI/Harian Jogja)
Minggu, 13 Agustus 2017 10:54 WIB M94/JIBI/Harian Jogja Kota Jogja Share :

Meriahnya, Penutupan Penerimaan Mahasiswa Baru di UGM

Rangkaian kegiatan Pelatihan Pembelajar Sukses Mahasiswa Baru (PPSMB) UGM 2017 resmi ditutup

 

Solopos.com, SLEMAN-Rangkaian kegiatan Pelatihan Pembelajar Sukses Mahasiswa Baru (PPSMB) UGM 2017 resmi ditutup di Lapangan Grha Sabha Pramana UGM Jogja, Sabtu (12/8/2017) sore.

Upacara penutupan PPSMB kali ini dihadiri oleh sederet menteri, di antaranya, Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi, Menteri Perhubungan RI Budi Karya Sumadi, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Mochamad Basoeki Hadimoeljono, Wakil Menteri Keuangan RI Mardiasmo dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo sekaligus sebagai Ketua Umum PP Kagama serta para alumni UGM Jogja.

Kegiatan yang berlangsung pada pukul 15.00 WIB ini diisi dengan penyampaian orasi kebangsaan oleh Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi. “36 yang lalu saya berdiri di tempat ini seperti kalian, saya bukan siapa-siapa, tapi saya punya mimpi. Mimpi inilah yang membawa saya bisa menjadi menteri seperti sekarang ini,” ujarnya mengenang perjalanannya semasa berkuliah di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UGM Jogja.

Pada kesempatan ini, Retno mengajak para mahasiswa untuk mulai menetapkan tujuan yang ingin dicapai melalui studi mereka di UGM Jogja, serta senantiasa berusaha dan berjuang untuk mencapai tujuan tersebut.

“Untuk menggapai mimpi perlu perjuangan dan perjuangan perlu dikejar dengan usaha, dengan doa, dengan kebajikan, dan dengan energi yang positif,” ucapnya.

Dalam semangat PPSMB 2017 yang mengusung tema Dari UGM untuk Indonesia kepada para mahasiswa ia menekankan peran penting generasi muda dalam membangun Indonesia dengan inovasi dan toleransi.

“Suasana keberagaman yang nyata terlihat dalam PPSMB dan dalam interaksi di kampus UGM Jogja, seharusnya mendorong setiap warga UGM untuk dapat melihat perbedaan sebagai sesuatu yang indah,” ujarnya.

“Ingat, lanjut Retno, Indonesia dilahirkan dari perbedaan dan perbedaan itu adalah sesuatu yang indah. Kita semua harus bangga dan dengan lantang mengatakan, aku bangga menjadi Indonesia yang majemuk,” ungkapnya.

Ia berpesan, agar para mahasiswa UGM Jogja dapat menghidupi panggilannya sebagai generasi penerus bangsa dan tulang punggung pembangunan nasional, serta menyebarkan semangat-semangat positif di tengah masyarakat.

“Indonesia harus menjadi besar, Indonesia harus menjadi jaya, dan kalianlah yang akan mengisinya. Isilah Indonesia dengan toleransi, keadilan, rasa kemanusiaan, inovasi, mampu berkompetisi hadapi bangsa lain, serta bebas dari korupsi dan narkoba,” terang Retno disambut riuh para mahasiswa.

Selain itu, diikuti serunya riuh para hadirin dan tamu undangan yang menghadiri prosesi penutupan PPSMB UGM 2017, di tengah-tengah lokasi penutupan di Lapangan Grha Sabha Pramana, para mahasiswa baru berbaris membentuk formasi tertentu. Kali ini, formasi logo UGM Jogja terbentuk rapi ketika para mahasiswa memasuki lapangan.

Tidak lama kemudian, terbentuk warna bendera merah putih di atas logo UGM seraya para mahasiswa melakukan selebrasi dengan menaikkan pom-pom, yang langsung disambut dengan tepuk tangan meriah dari para tamu undangan serta para hadirin yang menyaksikan prosesi itu.

“Dengan ini rangkaian PPSMB Palapa 2017 resmi ditutup. Terima kasih atas setiap pihak yang terlibat untuk mensukseskan acara ini,” ujar Rektor UGM Jogja Prof Panut di akhir acara.

Lebih lanjut, Panut berpesan, agar semangat persatuan dan kerja sama yang mereka dapatkan selama PPSMB dapat terus dibawa sepanjang masa studi di UGM dan bahkan hingga mereka lulus. “Bekerja samalah, bersinergilah, karena kalian adalah benteng ibu pertiwi dan NKRI,” jelas Panut.

lowongan pekerjaan
KISEL, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Wacana Lama Densus Antikorupsi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (20/10/2017. Esai ini karya Hafid Zakariya, Ketua Program Studi Ilmu Hukum di Universita Islam Batik (Uniba) Solo. Alamat e-mail penulis adalah hafidzakariya@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Rencana pembentukan Detasemen Khusus Antikorupsi yang digulirkan kembali oleh…