Suporter Persis Solo, Pasoepati, saat melawan Persipur Purwodadi dalam Liga 2 di Stadion Manahan, Solo, Minggu (13/8/2017). (M Ferri Setiawan/JIBI/Solopos) Suporter Persis Solo, Pasoepati, saat melawan Persipur Purwodadi dalam Liga 2 di Stadion Manahan, Solo, Minggu (13/8/2017). (M Ferri Setiawan/JIBI/Solopos)
Minggu, 13 Agustus 2017 20:27 WIB Moh Khodiq Duhri/JIBI/Solopos Indonesia Share :

LIGA 2
Hajar Persipur Purwodadi, Persis Solo Rengkuh Puncak

Liga 2 Indonesia Persis Solo vs Persipur Purwodadi.

Solopos.com, SOLO — Sekuat Persis Solo tampil trengginas kala menjamu Persipur Purwodadi dalam lanjutan kompetisi Grup 4 Liga 2 di Stadion Manahan, Minggu (13/8/2017).

Dukungan penuh dari sekitar 15.000 anggota Pasoepati benar-benar dimanfaatkan M. Wahyu dkk. untuk menghajar tamunya dengan skor telak 4-0.

Kemenangan meyakinkan itu langsung membawa Persis Solo bercokol di puncak klasemen sementara dengan raihan 26 poin. Meski sama-sama mengantogi 26 poin, PSIS Semarang harus turun ke posisi dua karena kalah head to head dengan Persis.

Namun, Persis Solo masih menyimpan satu pertandingan sisa melawan PSIR Rembang yang akan dimainkan di tempat netral sejak menit ke-50.

Persis Solo menggunakan formasi 4-4-2 dengan menurunkan duet striker Rudiyana dan Agung Supriyanto. Persis langsung tancap gas begitu begitu peluit kick off dibunyikan wasit Suhardiyanto dari Muaraenim. Rudiyana yang diturunkan sebagai starter langsung mengancam gawang Persipur Purwodadi yang dikawal Randy Arjih Faiz Garinda pada menit kedua.

Sayang bola hasil sundulannya masih menyamping sisi kiri gawang. Persis Solo memimpin satu gol melalui sepakan Bayu Nugroho pada menit ke-13. Pemain bernomor punggung 92 itu mencetak gol setelah mendapat umpan tarik dari Akbar Riansyah.

Gol kedua lahir dari kaki Rudiyana pada menit ke-30. Mendapat umpan saat berdiri bebas di mulut gawang, Rudiyana tidak menyianyiakan peluang untuk menggandakan keunggulan Persis menjadi 2-0. Keunggulan Persis itu bertahan hingga turun minum.

Pada babak kedua, Pelatih Persis Solo Widyantoro memasang tiga striker sekaligus. Dia memasukkan Tri Handoko untuk menggantikan Bakori Andreas yang sebelumnya tampil di lini sayap kanan. Babak kedua baru berjalan tiga menit, namun Persis Solo sudah menambah keunggulan menjadi 3-0. Gol dicetak kapten Persis M. Wahyu melalui sepakan akurat dari luar kotak penalti.

Enam menit berselang, strategi Widyantoro yang memasukkan Tri Handoko berbuah manis. Striker bernomor punggung 10 itu melepaskan umpan terukur kepada Agung Supriyanto yang tidak disia-siakannya. Ini adalah gol kedua Agung setelah resmi bergabung Persis Solo dua pekan lalu. Skor 4-0 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.

“Kami benar-benar tampil buruk sore ini. Para pemain berulang kali membuat kesalahan. Ada beberapa pemain baru dalam skuat kami. Mungkin mereka butuh adaptasi dulu,” terang Asisten Pelatih Persipur Purwodadi M. Ghani dalam jumpa pers seusai pertandingan.

Leave a Reply

Kolom

GAGASAN
Potensi Lokal untuk Kemandirian Desa

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (11/8/2017). Esai ini karya Hadis Turmudi, mahasiswa Sekolah Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Surakarta dan sedang menulis tesis tentang desa dan otonomi asli. Alamat e-mail penulis adalah adis.mandiri@yahoo.com. Solopos.com, SOLO–Desa-desa di Nusantara yang berjumlah kurang…