Onew Shinee (Allkpop) Onew Shinee (Allkpop)
Minggu, 13 Agustus 2017 15:10 WIB Septina Arifiani/JIBI/Solopos.com Issue Share :

K-POP
Kronologi Dugaan Pelecehan Seksual oleh Onew Shinee Versi Dispatch

Kronologi dugaan pelecehan seksual menurut Dispatch.

Solopos.com, SOLO – Personel boy band Shinee, Onew, dituding melakukan dugaan pelecehan seksual saat mengunjungi sebuah kelap di daerah Gangnam, Korea Selatan. Agensinya, S.M. Entertainment menyebutkan insiden tersebut hanya kesalahpahaman dan memohon maaf.

S.M. Entertainment, Sabtu (12/8/2017), menyatakan tuntutan oleh sang wanita telah dibatalkan karena kesalahpahaman tersebut. Onew dikatakan mabuk dan tak sadar saat melakukan kontak fisik dengan pengunjung kelap dan seorang wanita berusia dua puluhan.

Berikut kronologi insiden yang melibatkan Onew Shinee menurut Dispatch sebagaimana dikutip Allkpop, Sabtu:

Pukul 05.30 waktu setempat, Onew dan lima temannya masuk ke kelap “D” di Gangnam. Tidak ada selebriti lain dalam kelompok tersebut, dan Onew dilaporkan sudah mabuk. Saksi B mengatakan, “Kudengar itu adalah hari ulang tahun temannya. Onew memesan dua botol sampanye, dia minum dengan teman-temannya, menari, dan bersenang-senang. Onew dan teman-temannya segera menghabiskan satu botol, dan menurut B, dia terlihat sangat pemabuk,” kata sumber tersebut.

Pukul 06.30 waktu setempat, Onew melakukan kontak dengan A. Dia tidak dapat menjaga keseimbangannya, dan pada awalnya dia meraih tangan A. Saksi B berkomentar, “Onew hampir pingsan, kurasa dia mungkin menyentuh tubuh A saat dia terjatuh. A dilaporkan marah dan berkata, “Mengapa Anda menyentuh saya?” Salah satu teman Onew diduga menanggapi, “Saya sangat menyesal, dia tidak melakukannya dengan sengaja, dia benar-benar mabuk,” lanjut sumber yang sama.

Pukul 6.50 pagi waktu setempat, anggota Onew bahkan tidak bisa berdiri sendiri. Dia mencoba duduk di meja dan meraih kaki A sekali lagi. Seorang anggota staf kelap D mengatakan kepada Dispatch, “A sedang berkumpul di sebuah platform di atas tempat meja Onew berada. Karena itulah dia terus menabraknya.” Saksi B juga menyatakan, “Onew bahkan tidak bisa berdiri, dia meraih kaki A sambil duduk, kurasa dia mengira itu tiang,” katanya sumber tersebut.

Pukul 07:00 waktu setempat, A merasa Onew menyentuhnya dengan sengaja meskipun temannya sudah meminta maaf dan menyatakan kejadian itu adalah kecelakaan. A kemudian memanggil polisi untuk melaporkan pelecehan seksual. Polisi bertanya kepada Onew apakah dia mengaku melakukan pelecehan tersebut, namun dia tidak dapat berkomunikasi. B menyatakan, “Dia sama sekali tidak bisa menjawab pertanyaan dari polisi.”

Pukul 07:40 waktu setempat, Onew, A, saksi B, dan staf klub menuju ke kantor polisi, di mana A melaporkannya kepada polisi, “Onew menyentuh tubuhku dua waktu yang berbeda.” B mengatakan, “Onew pada dasarnya tidak sadar, dia tidak bisa menjawab dengan benar, kenalannya mengatakan itu adalah kesalahpahaman, dan saya menjelaskan apa yang saya lihat juga.”

lowongan pekerjaan
Harian Umum SOLOPOS, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Eropa pun Galau Ihwal Media Sosial

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (16/10/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah djauhar@bisnis.com. Solopos.com, SOLO — Kegalauan ihwal media sosial kini melanda hampir seluruh negara di…