Milna Luncurkan Bubur Bayi Organik Rasa Pisang (IST/dok. Milna) Milna Luncurkan Bubur Bayi Organik Rasa Pisang (IST/dok. Milna)
Sabtu, 12 Agustus 2017 18:55 WIB Mediani Dyah Natalia/JIBI/Harian Jogja Kota Jogja Share :

Tandai Usia Ke-30 Tahun, Milna Luncurkan Bubur Bayi Organik Rasa Pisang

Milna mengeluarkan varian produk terbaru.

Solopos.com, JOGJA — Produsen makanan bayi, Milna mengeluarkan varian rasa bubur terbaru, yakni pisang. Panganan pendamping ASI ini diperkenalkan kepada publik dalam kampanye Milna 1st Bite Day.

Dalam rangka memenuhi Recommendation Action selama 1000 Hari Pertama Pertumbuhan Si Kecil, kebutuhan makan pendamping ASI (MP-ASI) untuk anak usia enam bulan harus memperhatikan berbagai faktor, seperti faktor keamanan. Selain itu, meskipun lambung kecil, bayi tetap membutuhkan nutrisi yang banyak untuk tumbuh kembang dan aktivitas.

Dokter spesialis anak sekaligus dosen Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada (UGM), Prof dr. Mohammad Juffrie menjelaskan World Health Organization (WHO) merekomendasikan pemberian ASI eksklusif selama enam bulan pertama. Baru, kata dia, bayi mendapat MPASI yang disesuaikan dengan kondisi anak hingga usia dua tahun.

Dalam praktiknya, banyak anak yang tidak diberikan makanan sesuai dengan yang direkomendasikan. Data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2013 menunjukkan tingginya angka kejadian perawakan pendek atau stunting pada anak balita, yaitu sebesar 37,2%. Angka ini menunjukkan dampak kurang gizi jangka panjang, yang terjadi khususnya pada 1000 hari pertama pertumbuhan Si Kecil.

“Penting sekali bagi keluarga untuk dapat memberikan ASI eksklusif yang optimal, dan melanjutkan dengan pemberian MP-ASI tepat waktu, tepat bentuk, mengandung cukup energi, protein dan zat gizi mikronutrien, dan dengan cara pemberian yang tepat. Keluarga harus memahami pentingnya pemberian makan yang sesuai pada masa ini dan dampaknya baik dalam jangka panjang dan jangka pendek bila periode emas dalam 1000 hari pertama kehidupan ini dilewati Si Kecil dengan kurang baik,” jelas Juffrie seperti dikutip dari rilis yang Harianjogja.com terima, Sabtu (12/8/2017)

Selain itu, orang tua juga perlu memperhatikan aspek memilih sumber bahan makanan MP-ASI, terutama yang diproduksi pertanian organik. Sebab pengolahan bahan makan tersebut membatasi penggunaan zat-zat sintetis seperti pestisida dan pupuk kimia. Selain pertanian, bahan makanan dari ternak juga perlu memperhatikan penggunaan antibiotika dan hormon.

“Paparan zat-zat negatif terhadap bahan pangan organik, sangat minimal, sehingga kualitas bahan pangannya meningkat,” terangnya.

Christofer Samuel Lesmana selaku Brand Manager Milna menyampaikan dalam rangka ulang tahun Milna ke-30, Milna kembali mempersembahkan rangkaian produk baru, yaitu, Milna Bubur Bayi Organik Varian Pisang.

“Bubur ini memiliki tekstur yang lembut dan rasa yang sesuai dengan kesukaan si kecil untuk “1ST BITE DAY”. Milna bubur bayi organik merupakan bubur organik pertama di Indonesia, yang memberikan nutrisi baik dari alam untuk momen makan pertama si kecil,” terang dia.

Pisang, tambah dia, mengandung kalium, serat, kalsium, magnesium, fosfor, selenium, dan zat besi. Buah ini juga kaya akan vitamin A, B2, B6, C, E, B3, B9, dan B5 yang baik untuk mendukung tumbuh kembang. Kandungan karbohidrat dalam pisang berupa sukrosa, fruktosa, dan glukosa merupakan karbohidrat sederhana yang cepat diubah menjadi energi. Cocok untuk bayi yang membutuhkan energi banyak untuk pertumbuhannya

”Kalbe Nutritionals, melalui brand unggulannya, Milna, akan selalu berinovasi dan akan mendukung kesehatan anak indonesia serta selalu mendukung hak seorang anak untuk mendapatkan nutrisi terbaik pada momen makan pertamanya,” terang Helly Oktaviana, Business Unit Head Nutrition for Infant and Baby – Kalbe Nutritionals.

30 Tahun Milna

Perusahaan yang berdiri di bawah bendera PT Kalbe Nutrition ini pertamakali hadir di Indonesia pada tahun 1987 dengan produk biskuit. Selama 30 tahun ini, Milna berusaha konsisten menghadirkan produk terbaik dan menciptakan inovasi. Upaya ini membuat Milna mendapatkan penghargaan Top Brand for Kids di sepanjang perjalanan.

Kampanye “Milna 1st Bite Day” merupakan kampanye tahunan yang diperlukan untuk memberikan pemahaman kepada orang tua memperhatikan kandungan gizi pada MP-ASI. Sebab makanan pendamping tersebut mempengaruhi pertumbuhan fisik tubuh, otak, perkembangan perilaku, motorik, dan kecerdasan anak.

Program ini digelar di tiga kota besar, yaitu Bandung, Yogyakarta dan Jakarta. Sekitar 5.,000 ibu ditarget dapat diedukasi dalam kampanye tersebut.

“Momen Makan Pertama Si Kecil merupakan milestone penting bagi kami. Selain karena ini adalah Momen Makan pertama Kanaka, ini juga menjadi momen bagi kami untuk lebih mempersiapkan kebutuhan gizinya. Untuk Momen Makan Pertama Kanaka di usianya yang 6 bulan, aku berikan Milna Bubur Bayi Organic Beras Merah, happy sekali lihat Kanaka senang dengan makanan pertama yang aku kasih. Perkenalan kami dengan brand Milna, tidak hanya banyak memberikan manfaat dari segi edukasi nutrisi Si Kecil, tetapi juga memberikan wawasan mengenai MP-ASI fortifikasi dan manfaatnya untuk tumbuh kembang Si Kecil,” jelas Tya Ariestya selaku Brand Ambassador Milna 2017.

Leave a Reply

Kolom

GAGASAN
Potensi Lokal untuk Kemandirian Desa

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (11/8/2017). Esai ini karya Hadis Turmudi, mahasiswa Sekolah Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Surakarta dan sedang menulis tesis tentang desa dan otonomi asli. Alamat e-mail penulis adalah adis.mandiri@yahoo.com. Solopos.com, SOLO–Desa-desa di Nusantara yang berjumlah kurang…