Ilustrasi PDIP (Nurul Hidayat/JIBI/Bisnis) Ilustrasi PDIP (Nurul Hidayat/JIBI/Bisnis)
Sabtu, 12 Agustus 2017 10:50 WIB JIBI/Solopos/Antara Semarang Share :

PILKADA 2018
DPP PDIP Masih Buka Pendaftaran Calon Pilgub Jateng

Pilkada atau tepatnya Pilgub Jateng 2018 tetap bisa diikuti kader dan simpatisan PDIP yang ingin mendaftarkan diri dari pintu DPP, meskipun pendaftaran di tingkat DPD sudah berakhir.

Solopos.com, SEMARANG — Wakil Bendahara Umum DPP PDI Perjuangan Juliari P. Batubara menyatakan pendaftaran calon gubernur dan calon wakil gubernur Jawa Tengah masih terbuka melalui DPP PDI Perjuangan, meskipun masa pendaftaran di DPD PDIP Jateng telah berakhir.

“Yang [pendaftaran] DPP PDI Perjuangan belum, sekarang kan baru pendaftaran lewat DPD [Dewan Pimpinan Daerah],” kata Ari—sapaan akrab Juliari—di Kota Semarang, Jumat (11/8/2017). Hal tersebut diungkapkan politikus PDI Perjuangan itu di sela-sela kegiatan reses dan kunjungan kerja yang berlangsung di Kantor Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) Wilayah Jateng di Kota Semarang.

Menghadapi pemilihan gubernur dan wakil gubernur (pilgub) yang lebih populer di telinga publik sebagai Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) Jateng 2018, DPD PDI Perjuangan Jateng membuka pendaftaran bakal calon gubernur dan wakil gubernur yang dimulai pada 24 Juli 2017 hingga 11 Agustus 2017.

Hingga hari terakhir pendaftaran, Jumat, tercatat 19 pendaftar yang mengembalikan formulir pendaftaran calon gubernur dan calon wakil gubernur—baik dari kalangan kader maupun eksternal. Gubernur Jateng Ganjar Pranowo dan Wakil Gubernur Heru Sudjatmoko juga sudah mengembalikan formulir pendaftaran sebagai calon incumbent atau petahana sehingga secara resmi dinyatakan mendaftar penjaringan di tingkat DPD tersebut.

Ari menjelaskan mekanisme pendaftaran kandidat gubernur dan wakil gubernur dari pintu pusat atau DPP dari dulu selalu ada, dan biasanya dilakukan setelah penjaringan di tingkat provinsi berakhir. “Namun, PDI Perjuangan tetap menghargai bakal calon yang mengikuti proses penjaringan dari bawah, yakni DPD atau tingkat provinsi,” kata anggota DPR tersebut.

Selain itu, kata dia, keputusan siapa kandidat yang akan diusung PDI Perjuangan dalam pilgub, termasuk di Jateng juga berdasarkan pertimbangan Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri. Dengan banyaknya pendaftar di tingkat DPP PDI Perjuangan, Ari menilai semakin bagus karena semakin banyak pilihan, sekaligus membuktikan bahwa partai berlambang banteng itu masih diminati dan dilirik.

“Saya sendiri secara pribadi tidak tertarik ikut [penjaringan pilgub]. Buktinya, sampai sekarang kan saya tidak daftar dan tidak melakukan manuver-manuver yang menjurus ke sana,” katanya.

Lain cerita, kata dia, jika dirinya mendapatkan penugasan dari Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri untuk maju pilgub atau Pilkada Jateng 2018 karena sebagai petugas partai harus taat perintah. “Bukan hanya saya, siapa pun [kader PDI Perjuangan] sebagai petugas partai harus siap apabila ditugaskan oleh partai,” pungkas Ketua Panitia Kerja Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) DPR RI itu.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

lowongan pekerjaan
PT.SUMBER BARU LAND, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Wacana Lama Densus Antikorupsi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (20/10/2017. Esai ini karya Hafid Zakariya, Ketua Program Studi Ilmu Hukum di Universita Islam Batik (Uniba) Solo. Alamat e-mail penulis adalah hafidzakariya@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Rencana pembentukan Detasemen Khusus Antikorupsi yang digulirkan kembali oleh…