Pekerja membuat rumpon atau sarang ikan buatan dari bambu, ban dan tong bekas di kawasan Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, Jateng, Jumat (11/8/2017). (JIBI/Solopos/Antara/Aji Styawan) Pekerja membuat rumpon atau sarang ikan buatan dari bambu, ban dan tong bekas di kawasan Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, Jateng, Jumat (11/8/2017). (JIBI/Solopos/Antara/Aji Styawan)
Sabtu, 12 Agustus 2017 04:50 WIB JIBI/Solopos/Antara/Aji Styawan Feature Share :

FOTO PERIKANAN SEMARANG
Harga Rumpon Ratusan Juta Rupiah

Perikanan Semarang didung pembuat rumpon.

Pembuatan rumpon atau sarang ikan buatan dari bambu, ban dan tong bekas di kawasan Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, Jateng, Jumat (11/8/2017). (JIBI/Solopos/Antara/Aji Styawan)

Pembuatan rumpon atau sarang ikan buatan dari bambu, ban dan tong bekas di kawasan Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, Jateng, Jumat (11/8/2017). (JIBI/Solopos/Antara/Aji Styawan)

Produktivitas bidang perikanan di perairan Kota Semarang didung keberadaan perajin sarang ikan buatan atau rumpon dari bambu, ban dan tong bekas di kawasan Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, Jawa Tengah (Jateng), Jumat (11/8/2017). Sarang ikan buatan yang biasanya ditenggelamkan di tengah laut untuk menarik ikan berkumpul tersebut dijual dengan harga Rp15 juta hingga ratusan juta rupiah tergantung bahan dan ukuran.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

lowongan pekerjaan
Penerbit Ziyad Visi Media, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Calon Tunggal dan Disfungsi Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (10/01/2018). Esai ini karya Isharyanto, dosen Hukum Tata Negara di Universitas Sebelas Maret Solo. Alamat e-mail penulis adalah isharyantoisharyanto8@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pada 2018 ini 171 daerah provinsi/kabupaten/kota akan menyelenggarakan pemilihan kepala daerah secara serentak….