Empat pekerja pemerintah kota Bihar, India memakai helm karena bangunan terancam runtuh (Youtube) Empat pekerja pemerintah kota Bihar, India memakai helm karena bangunan terancam runtuh (Youtube)
Sabtu, 12 Agustus 2017 05:00 WIB Muhammad Rizal Fikri/JIBI/Solopos.com Internasional Share :

KISAH UNIK
Takut Gedung Roboh, Pegawai Pemerintah India Kerja Pakai Helm Full Face

Bangunan pemerintahan tak layak pakai paksa pegawai pakai helm untuk melindungi kepala.

Solopos.com, BIHAR – Video yang menunjukkan empat pegawai pemerintah bekerja di kantor sambil mengenakan helm viral di antara warganet India. Pekerja tersebut dikabarkan takut kalau tiba-tiba ada bagian bangunan roboh menimpa mereka.

Dilansir Odditycentral, Rabu (9/11/2017), video tersebut diambil di salah satu gedung Pemerintah Kotah (Pemkot) Bihar, India. Video berdurasi 19 detik yang merekam aktivitas empat pekerja yang memakai helm di dalamgedung, serta merekam kondisi langit-langit gedung yang terancam roboh.

Video tersebut membuat media-media lokal India melakukan investigasi. Hasilnya, gedung yang berlokasi di Areraj, Distrik Champaran itu sudah dianggap tak layak pakai dan berbahaya sejak dua tahun lalu. Namun tidak ada langkah pasti untuk merelokasi pekerja.

“Gedung tersebut sudah dinyatakan tak layak pakai dan berbahaya sejak dua tahun lalu. Meski sudah pernah ada niatan relokasi, namun belum ada langkah pasti. Salah satu alasannya karena tidak ada gedung lain,” jelas salaj satu pegawai, Amit Kumar Pandey, seperti dikutip Odditycentral.

Amit menjelaskan musim hujan menambah buruk kondisi gedung, Bocor terjadi di mana-mana/ Selain alat-alat kerap rusak. Langit-langit bangunan juga pernah patah dan jatuh. “Gedungnya memang sudah tua, dinding dan atapnya sudah sangat keropos. Banyak pegawai yang sudah menjadi korban tertimpa robohan atap. Karena kami tak bisa bolos kerja, alternatifnya yang menggunakan helm untuk pelindung, ” ucap pegawai lain bernama Parvez Ahmad.

Setelah video tersebut viral, Pemkot Bihar memastikan pekerja di kantor tua itu akan segera direlokasi. Tak hanya itu, keempat pegawai yang muncul dalam video diberi surat peringatan dan harus menjelaskan alasannya menyebarkan isu tersebut ke media.

 

lowongan pekerjaan
SOLO GRAND MALL, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Daya Beli Menurun

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (17/10/2017). Esai ini karya Ginanjar Rahmawan, mahasiswa Program Doktor Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah Rahmawan@stiesurakarta.ac.id. Solopos.com, SOLO–Belakangan ini beberapa kawan saya yang…