Petugas membersihkan kaca etalase di Museum Keris, Solo, Jumat (3/8/2017). (M. Ferri Setiawan/JIBI/Solopos) Petugas membersihkan kaca etalase di Museum Keris, Solo, Jumat (3/8/2017). (M. Ferri Setiawan/JIBI/Solopos)
Jumat, 11 Agustus 2017 19:15 WIB Hijriyah Al Wakhidah/JIBI/Solopos Solo Share :

WISATA SOLO
Koleksi Museum Keris Nusantara Dijaga 36 Kamera CCTV

Museum Keris Nusantara dijaga super ketat mengingat koleksi berharga di dalamnya.

Solopos.com, SOLO — UPT Museum Dinas Kebudayaan (Disbud) Solo menyiapkan pengamanan ekstra di Museum Keris Nusantara yang baru saja diresmikan Presiden Joko Widodo (Jokowi), Rabu (9/8/2017) lalu.

“Koleksi keris di museum ini tak ternilai harganya. Bahkan ada satu keris yang kalau dinilai bisa mencapai Rp1 miliar. Jadi di sini pengamanan kami begitu ekstra,” kata Kepala UPT Museum, Bambang M.B.S., kepada Solopos.com, Jumat (11/8/2017).

Saat ini, UPT Museum sudah memasang 18 unit kamera closed circuit television (CCTV) dan akan memasang lagi 18 kamera CCTV. Jadi, kata Bambang, akan ada 36 kamera CCTV yang tersebar di seluruh lantai museum dan akan menjaga koleksi museum.

Dia menjelaskan Museum Keris Nusantara terdiri atas lima lantai yang meliputi lantai basement untuk area parkir kendaraan, lantai satu untuk lobi, kantor administrasi dan resepsionis, lantai II untuk perpustakaan, lantai III untuk memajang koleksi keris yang tergolong baru, sedangkan lantai empat paling atas untuk memajang koleksi keris yang sudah tua dan berusia lebih dari 100 tahun.

Bambang berharap setiap pengunjung museum bisa saling menjaga untuk tidak merusak koleksi. Pengamanan ekstra lain yang mulai diterapkan pengelola museum adalah kewajiban pengunjung menyerahkan kartu identitas kepada petugas satpam saat hendak berkunjung ke museum.

“Selain memberikan kartu identitas seperti kartu tanda penduduk [KTP], pengunjung juga kami minta mengisi buku tamu.”

UPT memang tidak sampai melibatkan aparat untuk memperkuat pengamanan di museum terutama saat malam hari. Mereka hanya memberdayakan satpam profesional.

Pagar keliling halaman museum juga dibuat rendah dan terkesan lebih terbuka. “Tujuannya agar masyarakat umum bisa ikut menjaga museum. Kalau malam hari ada orang masuk ke museum atau loncat pagar museum, misalnya, warga di luar juga bisa melihat.”

Seperti diketahui, Museum Keris Nusantara diresmikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Rabu. Museum yang berlokasi di Jl. Bhayangkara itu melayani pengunjung setiap hari mulai pukul 09.00 WIB hingga 15.00 WIB. “Setiap hari kami buka, kecuali Senin. Senin tutup,” tutur Bambang.

 

Lowongan Pekerjaan
PT. Sejati Cipta Mebel, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

Kolom

GAGASAN
Isu Kemiskinan di Jawa Tengah

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (8/8/2017). Esai ini karya Edy Purwo Saputro, dosen di Program Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah E.Purwo.Saputro@ums.ac.id.  Solopos.com, SOLO–Pemilihan gubernur Jawa Tengah 2018 telah memanas dengan munculnya sejumlah kandidat dari sejumlah…