Ilustrasi jenazah korban overdosis obat-obatan (JIBI/Solopos/Dok.) Ilustrasi jenazah. (JIBI/Solopos/Dok.)
Jumat, 11 Agustus 2017 01:05 WIB Abdul Jalil/JIBI/Madiunpos.com Madiun Share :

Warga Ponorogo Ditemukan Tak Bernyawa di Batam, Korban Pembunuhan?

Seorang warga Ponorogo ditemukan meninggal dunia di Batam.

Solopos.com, PONOROGO — Dua hari terakhir, warganet sejumlah grup Facebook di Ponorogo diramaikan dengan penemuan sesosok mayat yang ditemukan di kawasan hutan di Batam, Kepulauan Riau.

Sosok jenazah itu diidentifikasi bernama Yoga Lanang Setiawan, 29, warga RT 002/RW 001, Desa/Kecamatan Jetis, Ponorogo. Identitas tersebut diketahui dari kartu tanda penduduk (KTP) milik Yoga.

Seperti yang diunggah komunitas Facebook Semua Tentang Ponorogo, Rabu (9/8/2017) pukul 18.54 WIB. Dalam unggahan itu dijelaskan jasad Yoga Lanang Setiawan merupakan warga Ponorogo. Jasad tersebut pertama kali ditemukan seorang pria yang sedang mencari burung di hutan di Batam. Kondisi jenazah mengenakan celana jin biru, kaus putih, dan terdapat bercak darah di tubuh.

Kakak ipar Yoga, Eni, mengatakan Yoga pergi ke Batam sekitar empat bulan lalu. Dia mengaku mengetahui kabar meninggalnya Yoga dari Kepala desa Jetis.

“Saya menunggu kepastian berita yang benar dari pihak berwajib,” kata dia, Kamis (10/8/2017).

Kades Jetis, Ririn Rahmawati, menyampaikan informasi mengenai salah satu warganya yang tewas di Batam dan viral di media sosial memang benar. Dari catatan pemerintah desa, Yoga berangkat ke Batam sekitar empat bulan lalu.

Yoga memiliki seorang istri bernama Nurhidayati yang saat ini bekerja ke luar negeri. Selain itu, Yoga juga memiliki seorang anak berusia tiga tahun.

Perangkat Desa Jetis, Joni, menyampaikan orang tua korban telah diberi tahu informasi mengenai ditemukannya Yoga dalam keadaan tidak bernyawa di Batam. Setelah diadakan musyawarah, keluarga pasrah dan ikhlas menerima Yoga dimakamkan di Batam.

“Jasad Yoga di Batam telah diurus oleh Paguyuban Warga Ponorogo yang ada di Batam,” jelas dia.

Jasad Yoga telah diautopsi oleh pihak berwenang dengan hasil di dalam organ tubuh Yoga terdapat racun yang menyebabkan kematiannya.

“Hasil autopsi dan surat kematian dan lainnya akan segera dikirim dari Batam ke keluarga korban,” terang Joni.

lowongan pekerjaan
CV.ASR MEDIKA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Musik Pop dan Nikah Muda

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (21/10/2017). Esai ini karya Udji Kayang Aditya Supriyanto, peminat kajian budaya populer dan pengelola Buletin Bukulah! Alamat e-mail penulis adalah udjias@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Saat isu komunisme (lagi-lagi) diangkat ke publik sekian waktu lalu,…