Kepala SDIT Nur Hidayah, Waskito (kiri), saat menerima penghargaan Sekolah Keren dari perwakilan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) di Jakarta, Kamis (10/8/2017). (Istimewa) Kepala SDIT Nur Hidayah, Waskito (kiri), saat menerima penghargaan Sekolah Keren dari perwakilan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) di Jakarta, Kamis (10/8/2017). (Istimewa)
Jumat, 11 Agustus 2017 07:00 WIB Insetyonoto/JIBI/Solopos Solo Share :

PENDIDIKAN SOLO
SDIT Nur Hidayah Solo Jadi Sekolah Keren Versi Kemendikbud

Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Nur Hidayah Solo menerima penghargaan sebagai Sekolah Keren dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

Solopos.com, SOLO — Wakil Kepala SDIT Nur Hidayah Bidang Humas, Rahmat Hariyadi, mengatakan Lomba Sekolah Keren diikuti 154 PAUD, SD/SDLB, SMP, SMA, dan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) se-Indonesia.

“Setelah melalui penjurian, SDIT Nur Hidayah masuk 21 sekolah yang terpilih sebagai Sekolah Keren,” kata dia di Solo, Kamis (10/8/2017). Ada empat indikator yang dinilai dalam Lomba Sekolah Keren yakni pertama, sekolah telah melaksanakan program-program yang melibatkan keluarga, masyarakat, dan alumni.

Kedua, sekolah telah melaksanakan program-program terkait pencegahan kekerasan, penyalahgunaan narkoba, HIV/AIDS, pergaulan bebas, atau masalah anak lainnya.

Ketiga, sekolah mempunyai program-program yang dirancang dan dilaksanakan oleh siswa. Keempat, sekolah mempunyai program yang melibatkan orang tua, anak, masyarakat, sehingga berdampak positif bagi satuan pendidikan lainnya.

“Kami berharap dengan apresiasi ini semakin mengokohkan kerja sama antara sekolah, keluarga, dan masyarakat. Dengan begitu pelayananan pendidikan semakin prima serta prestasinya semakin gemilang,” ujar dia.

Rahmat menambahkan penghargaan Sekolah Keren diterima Kepala SDIT Nur Hidayah, Waskito, pada Puncak Apresiasi Pendidikan Keluarga 2017 di Taman Ismail Marzuki, Cikini, Jakarta Pusat, Kamis. Kepala SDIT Nur Hidayah, Waskito dalam rilisnya merasa bersyukur dengan anugerah Sekolah Keren. “Meski persiapan mengikuti Lomba Sekolah Keren hanya tiga hari, Alhamdulillah hasilnya maksimal,” kata dia.

Menurut dia, pada Apresiasi Pendidikan Keluarga 2017 ada empat lomba yakni Lomba Sekolah Keren, Lomba Film Pendek Fiktif dan Dokumenter, Lomba Jurnalistik Peduli Keluarga, dan Apresiasi Orangtua Hebat.

Lowongan Pekerjaan
PT. Sejati Cipta Mebel, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

Kolom

GAGASAN
Isu Kemiskinan di Jawa Tengah

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (8/8/2017). Esai ini karya Edy Purwo Saputro, dosen di Program Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah E.Purwo.Saputro@ums.ac.id.  Solopos.com, SOLO–Pemilihan gubernur Jawa Tengah 2018 telah memanas dengan munculnya sejumlah kandidat dari sejumlah…