Sejumlah siswa belajar membuat hiasan topi dengan kain perca dan kardus di Selasar Kartini, Salatiga, Jateng, Selasa (1/8/2017). (JIBI/Solopos/Antara/Aloysius Jarot Nugroho) Sejumlah siswa belajar membuat hiasan topi dengan kain perca dan kardus di Selasar Kartini, Salatiga, Jateng, Selasa (1/8/2017). (JIBI/Solopos/Antara/Aloysius Jarot Nugroho)
Jumat, 11 Agustus 2017 02:50 WIB JIBI/Solopos/Antara/Aloysius Jarot Nugroho Feature Share :

FOTO PENDIDIKAN SALATIGA
Selasar Kartini untuk Belajar

Pendidikan Salatiga dilakukan di Selasar Kartini.

Belajar tak harus di sekolah, bahkan di tepian Jl. Kartini, Kota Salatiga, Jawa Tengah (Jateng) pun bisa. Seperti, Selasa (1/8/2017), sejumlah siswa belajar membuat hiasan topi dengan kain perca dan kardus di Selasar Kartini, Kota Salatiga. Kegiatan yang diikuti 100 siswa dan siswi tingkat sekolah dasar se-Kota Salatiga tersebut bertujuan untuk mengajarkan mengolah barang bekas atau sampah plastik menjadi barang yang bernilai ekonomi sejak dini.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

lowongan pekerjaan
sales, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…