Ilustrasi layanan kesehatan. (JIBI/Solopos/Dok.) Ilustrasi layanan kesehatan. (JIBI/Solopos/Dok.)
Jumat, 11 Agustus 2017 05:50 WIB JIBI/Solopos/Antara Semarang Share :

Pembangunan Kesehatan Jateng Diklaim Positif

Pembangunan kesehatan di Jateng diklaim dinas kesehatan setempat menunjukkan hasil pencapaian yang positif.

Solopos.com, SEMARANG — Pembangunan bidang kesehatan di Provinsi Jawa Tengah pada semester pertama 2017 menunjukkan pencapaian yang positif. Klaim itu disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jateng Yulianto Prabowo di Semarang, Rabu (9/8/2017).

“Dari 50 indikator kesehatan yang tercantum di Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah [RPJMD] Jawa Tengah 2013-2018, terdapat 49 indikator kesehatan yang berhasil dicapai,” kata Yulianto Prabowo.

Ia mengungkapkan, capaian positif di bidang kesehatan adalah tren penurunan kasus kematian ibu di Provinsi Jateng. “Pada 2014, terdapat 711 kasus kematian ibu di Jateng, jumlah tersebut berkurang menjadi 619 kasus pada 2015, dan 602 kasus kematian ibu pada 2016, sedangkan pada Januari hingga 30 Juni 2017, tercatat ada 215 kasus,” ujarnya.

Selain tren penurunan kasus kematian ibu, angka kesakitan malaria di Jateng juga menurun selama dua tahun terakhir. Pada 2015, kata dia, angka kesakitan malaria tercatat sebanyak 0,06, kemudian berkurang menjadi 0,03 pada 2016 dan pada semester pertama 2017, angka kesakitan malaria berkurang menjadi 0,011.

“Usia harapan hidup masyarakat di Jateng menunjukkan peningkatan selama empat tahun terakhir. Pada 2013, usia harapan hidup Jateng sebesar 72,6 dan meningkat menjadi 73,46 pada 2014, bahkan kembali meningkat pada 2015 yakni 73,6 serta menjadi 74,02 pada 2016,” katanya.

Dinkes Provinsi Jateng juga menargetkan tujuh daerah di Jateng bisa mendeklarasikan bebas buang air besar sembarangan hingga akhir tahun ini. “Tahun lalu deklarasi bebas buang air besar sembarangan baru dilakukan satu daerah yakni Kabupaten Grobogan,” ukarnya.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

lowongan pekerjaan
BMT ALFA DINAR, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Musik Pop dan Nikah Muda

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (21/10/2017). Esai ini karya Udji Kayang Aditya Supriyanto, peminat kajian budaya populer dan pengelola Buletin Bukulah! Alamat e-mail penulis adalah udjias@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Saat isu komunisme (lagi-lagi) diangkat ke publik sekian waktu lalu,…