Penampilan teater oleh kelompok Sanggar Anak Semesta, Mataram, berjudul anak semut, pada Pekan Teater Nasional 2017 di Gedung Societi Taman Budaya Jogja, Kamis (10/8/2017). (Abi Mufti/JIBI/Harian Jogja). Penampilan teater oleh kelompok Sanggar Anak Semesta, Mataram, berjudul anak semut, pada Pekan Teater Nasional 2017 di Gedung Societi Taman Budaya Jogja, Kamis (10/8/2017). (Abi Mufti/JIBI/Harian Jogja).
Jumat, 11 Agustus 2017 15:55 WIB M94/JIBI/Harian Jogja Kota Jogja Share :

Pekan Teater Nasional Dibuka, Berharap Kebangkitan Sutradara Muda

Pekan Teater Nasional (PTN) 2017 pertama kalinya digelar di Gedung Societi Taman Budaya Jogja

Solopos.com, JOGJA-Pekan Teater Nasional (PTN) 2017 pertama kalinya digelar di Gedung Societi Taman Budaya Jogja, Kamis (10/8/2017).

“Konsep teater ini pertama kalinya digelar di kota Jogja dengan mementori group teater dari 10 daerah yang berkualitas,” terang Yusmawati selaku Kepala Direktorat Kesenian Bidang Pertunjukkan.

Pentas teater yang terbuka untuk umum ini setiap harinya akan tampil selama dua babak, sore 15.30 WIB dan malam 20.00 WIB di gedung tersebut.

Kegiatan ini telah berlangsung pada Kamis (10/8/2017) hingga Selasa (15/8/2017) diikuti oleh para group teater luar daerah, yaitu dari Mataram, Malang, Semarang, Palembang, Makassar, Manado, Padang, Pontianak Jakarta, Jogja dan akan ditutup dengan pertunjukkan teater tradisional.

Yusmawati mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan kembali sutradara-sutradara muda yang sebelumnya sempat vakum. “Kota Jogja sengaja dipilih untuk penggelaran teater skala nasional dengan harapan, dapat muncul kembali sutradara muda yang sebelumnya lahir dari kota ini,” jelasnya.

“Kegiatan pekan teater yang tengah berlangsung ini adalah hasil kurasi 10 kelompok teater yang berasal dari setiap daerah di Indonesia,” terangnya kepada Harianjogja.com.

Lebih lanjut, Yusmawati mengungkapkan, perlu waktu yang cukup lama untuk melahirkan seorang tokoh sutradara teater dan pekan tetaer nasional ini merupakan salah satu prosesnya.

Peserta yang tampil dalam pekan teater nasional ini diseleksi dari kelompok teater yang pernah mengikuti kejuaraan tingkat nasional. “Kami memberikan ruang bagi setiap group teater setiap daerah untuk mengeksplorasi, memgembangkan dan menumbuhlan teater mereka,” kata Nanang Arizona sebagai pimpinan panggung Pekan Teater Nasional 2017.

Leave a Reply

Kolom

GAGASAN
Potensi Lokal untuk Kemandirian Desa

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (11/8/2017). Esai ini karya Hadis Turmudi, mahasiswa Sekolah Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Surakarta dan sedang menulis tesis tentang desa dan otonomi asli. Alamat e-mail penulis adalah adis.mandiri@yahoo.com. Solopos.com, SOLO–Desa-desa di Nusantara yang berjumlah kurang…