Pemain Persis Solo mengikuti sesi latihan di Stadion Sriwedari, Solo, Selasa (16/5). (JIBI/Solopos/Nicolous Irawan) Pemain Persis Solo mengikuti sesi latihan di Stadion Sriwedari, Solo, Selasa (16/5). (JIBI/Solopos/Nicolous Irawan)
Jumat, 11 Agustus 2017 19:25 WIB Moh. Khodiq Duhri/JIBI/Solopos Indonesia Share :

LIGA 2
Jadwal Padat, Persis Solo Bakal Rotasi Pemain

Liga 2 diwarnai dengan Persis Solo yang memiliki jadwal padat.

Solopos.com, SOLO — Persis Solo bakal menghadapi tiga laga krusial dalam satu pekan ke depan. Setelah menjamu Persipur Purwodadi pada Minggu (13/8/2017), Laskar Sambernyawa bakal menjamu Persipon Pontianak pada Jumat (18/8/2017) dan bertandang ke markas PSIS Semarang pada Senin (21/8/2017) mendatang.

Dalam tiga laga itu, Persis Solo dituntut tampil prima untuk mengamankan tiga poin guna menjaga peluang lolos ke babak 16 besar Liga 2 Indonesia. Rotasi pemain bakal diberlakukan demi menjaga stamina para penggawa Persis Solo.

“Ini menjadi bahan evaluasi kami. Kami harus menjaga kebugaran pemain. Rotasi akan kami berlakukan karena kami juga dituntut menang di semua pertandingan sisa,” ucap Pelatih Persis Solo, Widyantoro, saat ditemui wartawan seusai berlatih di Lapangan Banyuanyar, Banjarsari, Solo, Jumat (11/8/2017).

Laga melawan Persipon Pontianak sedianya digelar Kamis (17/8/2017). Laga itu akhirnya ditunda sehari lantaran bertepatan dengan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-72 RI. Setelah menjamu Persipon, M. Wahyu dkk. dihadapkan pada petandingan berat melawan PSIS Semarang di Stadion Jatidiri Semarang tiga hari berselang.

“Pergesaran jadwal itu membuat kami hanya punya waktu kurang dari tiga hari untuk menyiapkan tim menghadapi Semarang,” imbuhnya.

Dua hari jelang laga menghadapi Persipur Purwodadi, latihan skuat Persis Solo masih terkendala ketiadaan lapangan yang memadai. Untuk kali pertama, Bayu Andra dkk. menjajal Lapangan Banyuanyar. Namun, para pemain dikejutkan dengan kondisi lapangan yang kurang baik.

“Saya pikir lapangan di sini lebih baik dari Bolon, ternyata malah lebih buruk. Kami sempat kaget dengan kondisi lapangan. Alhasil, latihan kali ini hanya fokus pada materi menjaga kebugaran pemain. Minimal pemain ada aktivitas sehingga kebugaran terjaga,” terang Wiwid, sapaan akrabnya.

“Kami tidak bisa melanjutkan latihan passing, strategi menyerang dan bertahan dan finishing karena kondisi lapangan tidak memadai. Tapi tidak apa-apa, kami masih punya kesempatan untuk berlatih di Stadion Manahan pada Sabtu [12/8/2017] pagi. Dalam latihan terakhir itu kami akan menentukan siapa yang paling siap untuk diturunkan di laga melawan Persipur,” tutup dia.

Lowongan Pekerjaan
PT. Sejati Cipta Mebel, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

Kolom

GAGASAN
Isu Kemiskinan di Jawa Tengah

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (8/8/2017). Esai ini karya Edy Purwo Saputro, dosen di Program Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah E.Purwo.Saputro@ums.ac.id.  Solopos.com, SOLO–Pemilihan gubernur Jawa Tengah 2018 telah memanas dengan munculnya sejumlah kandidat dari sejumlah…