Kolam tambak udang tampak berdekatan dengan jalur jalan lintas selatan di Desa Poncosari, Kecamatan Srandakan, Rabu (7/1/2015). Keberadaan tambak nantinya tergusur proyek jalan karena lebar JJLS diperluas sampai 30 meter. (JIBI/Harian Jogja/Bhekti Suryani) Foto ilustrasi (JIBI/Harian Jogja/Bhekti Suryani)
Jumat, 11 Agustus 2017 12:22 WIB Rheisnayu Cyntara/JIBI/Harian Jogja Bantul Share :

JJLS BANTUL
Rest Area di Srigading, Apa Saja Fasilitas Penunjang yang Disediakan?

JJLS Bantul akan dilengkapi rest area

Solopos.com, BANTUL — Pemerintah Desa Srigading, Sanden menyiapkan tanah kas desa seluas dua hektare untuk rencana pembangunan rest area di sebelah utara JJLS. Pada tahap awal pembangunan, Pemkab akan mengucurkan dana sebesar Rp1,3 milyar melalui Dana Pagu Indikatif Kecamatan. Yaitu alokasi dana per kecamatan dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD).

Baca Juga : JJLS BANTUL : Tak Tanggung-Tanggung, Srigading Siapkan 2 Hektare untuk Rest Area

Hal tersebut dibenarkan oleh Camat Sanden, Slamet Santoso. Menurut dia kini Pemdes berusaha melengkapi persyaratan administratif atau kajian DED. Pihaknya berharap pada Agustus ini, kajian tersebut dapat rampung. Slamet menambahkan nantinya rest area tidak hanya berupa kios oleh-oleh saja namun akan dikembangkan dengan membangun tempat bermain anak, kuliner, panggung kesenian, kios produk unggulan desa dan lain-lain.

“Akan dilengkapi bertahap,” tuturnya, Kamis (10/8/2017).

Perencanaan tersebut sesuai dengan program One Village One Product (OVOP) yang digagas Pemkab untuk menggali potensi lokal yang dapat menghasilkan nilai tambah ekonomi bagi warga.

Senada dengan yang disampaikan oleh Kepala Bappeda Bantul, Fenti Yusdayanti bahwa kawasan JJLS dalam skenario pembangunan daerah sudah digadang-gadang menjadi pusat ekonomi baru dengan aktivitas perdagangan dan jasa. Bahkan perencanaan tersebut sudah masuk dalam program Kebijakan Umum Anggaran (KUA) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2018.

“Kami fokus di daerah-daerah yang terkena pengembangan bandara, seperti di JJLS,” katanya. Sebab menurutnya beberapa daerah tersebut ke depan, sangat berpotensi untuk berkembang. Apalagi jika JJLS telah aktif digunakan.

Lowongan Pekerjaan
PT. Sejati Cipta Mebel, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

Kolom

GAGASAN
Isu Kemiskinan di Jawa Tengah

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (8/8/2017). Esai ini karya Edy Purwo Saputro, dosen di Program Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah E.Purwo.Saputro@ums.ac.id.  Solopos.com, SOLO–Pemilihan gubernur Jawa Tengah 2018 telah memanas dengan munculnya sejumlah kandidat dari sejumlah…