Para petinggi PT Toyota Astra Motor (TAM) berfoto di depan tiga unit baru Toyota dalam Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD Tangerang, Banten, Kamis (10/8/2017). (Danur Lambang Pristiandaru/JIBI/Solopos) Para petinggi PT Toyota Astra Motor (TAM) berfoto di depan tiga unit baru Toyota dalam Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD Tangerang, Banten, Kamis (10/8/2017). (Danur Lambang Pristiandaru/JIBI/Solopos)
Jumat, 11 Agustus 2017 13:15 WIB Danur Lambang Pristiandaru/JIBI/Solopos Otomotif Share :

GIIAS 2017
Persaingan Kian Ketat, Toyota Perkuat Segmen MPV

Penjualan otomotif diprediksi kian ketat persaingannya.

Solopos.com, TANGERANG — Pertarungan penjualan otomotif segmen penumpang di Tanah Air pada semester kedua diprediksi semakin ketat karena semakin banyaknya pemain yang menggarap pasar tersebut.

Executive General Manager PT Toyota Astra Motor (TAM), Fransiscus Soerjonpranoto, mengatakan penjualan Toyota pada semester pertama tahun ini tercatat 195.288 unit. Jumlah tersebut naik sekitar 12% dibandingkan penjualan tahun lalu pada momentum yang sama yakni 174.541 unit.

Market share Toyota juga naik sekitar 4% dibandingkan tahun lalu. Semester pertama tahun ini, Toyota mencatatkan market share 36,9% dibandingkan tahun lalu yakni 32,9%. Hal itu cukup menggembirakan mengingat pasar otomotif hanya tumbuh 0,3% dari 532.127 unit menjadi 533.903 untuk seluruh merek otomotif.

“Semester kedua tahun ini sedikit berbeda dengan tahun lalu. Tahun lalu, Lebaran jatuh pada Juli, sedangkan tahun ini, Lebaran jatuh pada Juni. Praktis momentum pada semester kedua hanya tersisa dua yakni GIIAS [Gaikindo Indonesia International Auto Show] 2017 dan akhir tahun,” kata dia kepada wartawan di Bebek Bengil Jl. Grand Boulevard BSD Green City, Tangerang, Banten, Rabu (9/8/2017).

Selain karena momentum lebaran, penjualan Toyota semester pertama juga terkerek karena adanya tiga unit baru yang diluncurkan Toyota yakni Venturer, Corolla Altis, dan Agya 1.2. Oleh sebab itu penjualan pada semester kedua ini diprediksi bakal menegang.

Dengan hanya menyisakan dua momentum tersebut, Toyota akan berjibaku dengan beberapa merek lain yang menelurkan unit-unit baru khususnya di segmen multi purposive vehicle (MPV) seperti Mitsubishi dengan Xpander dan Wuling dengan Confero S.

“Kalau kita lihat pasar MPV pada 2016 itu turun karena SUV [Sport Utility Vehicle] terjual cukup banyak. Penjualan SUV naik 20% dari total market tahun lalu. tapi pada tahun ini, pasar SUV turun sekitar 16%-17% sedangkan MPV naik dari 36% jadi 44%. Ini menandakan paltform pasar Indonesia adalah MPV. Makanya merek-merek lain juga gencar menyiapkan produk MPV,” kata dia.

Untuk itu Toyota bersiap menghadapi semester kedua dengan meluncurkan tiga unit baru dalam gelaran GIIAS di Indonesia Convention Center (ICE), BSD Tangerang, Banten, Kamis (10/8/2017). Selain itu Toyota memperkuat segmen MPV dengan mengeluarkan Avanza Limited Edition sebanyak 150 unit dan Sienta sebanyak 30 unit.

Produk tersebut terpaut selisih harga sekitar Rp10 jutaan sampai Rp11 jutaan dibandingkan produk reguler. Soerjonpranoto menargetkan kedua produk edisi terbatas tersebut ludes dalam waktu dua bulan. “Berapapun pasarnya, target marketshare kami di angka 35% untuk semester kedua,” sambung Soerjopranoto.

Managing Director Nasmoco Group, Fatrijanto, memprediksi pertarungan pada semester kedua akan semakin ketat. Pasalnya dengan pertumbuhan market sekecil itu, pemain yang masuk ke pasar mobil penumpang semakin banyak.

“Karena momentum Lebaran sudah lewat, praktis kami akan menunggu momentum akhir tahun. Tahun ini, marketshare tumbuh dari 31,9% menjadi 32,6%. Kehadiran Fortuner TRD Sportivo diharapkan mampu menggenjot penjualan meski tidak terlalu banyak,” kata dia.

lowongan pekerjaan
, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…