Finalis Mas Mbak Duta Wisata Boyolali 2017 belajar tentang jurnalistik saat kunjungan media di Griya Solopos, Jl. Adisucipto, Solo, Jumat (11/8/2017). (M. Ferri Setiawan/JIBI/Solopos) Finalis Mas Mbak Duta Wisata Boyolali 2017 belajar tentang jurnalistik saat kunjungan media di Griya Solopos, Jl. Adisucipto, Solo, Jumat (11/8/2017). (M. Ferri Setiawan/JIBI/Solopos)
Jumat, 11 Agustus 2017 20:34 WIB Anik Sulistyawati/JIBI/Solopos Boyolali Share :

Finalis Mas Mbak Boyolali 2017 Antuasias Mengenal Dunia Jurnalistik

Para finalis Mas Mbak Duta Wisata Boyolali 2017 berkunjung ke Griya Solopos, Jumat (11/8) pagi.

Solopos.com, SOLO—Sebanyak 20 finalis pemilihan Mas Mbak Duta Wisata Boyolali 2017 mendapatkan pengalaman baru saat berkunjung ke Griya Solopos, Jumat (11/8) pagi. Mereka antusias mengenal dunia jurnalistik dan seluk beluknya meskipun hanya sekilas.

Para finalis Mas Mbak Boyolali di Griya Solopos mendapat informasi tentang PT Aksara Solopos beserta produk-produk yang dihasilkannya, seperti Koran Solopos, Koran Solo, media online solopos.com, Radio Solopos FM hingga percetakan. Selanjutnya mereka mendapatkan materi seputar jurnalistik dari Redaktur Solopos, Anik Sulistyawati.

Para finalis Mas Mbak Boyolali tampak penasaran dan banyak bertanya tentang proses produksi media cetak hingga pemasarannya. Tak hanya mendapatkan penjelasan materi para finalis Mas Mbak Boyolali 2017 juga melihat secara langsung proses produksi media-media di Griya Solopos. Mereka diajak berkeliling ke ruang redaksi, perusahaan, Radio Solopos FM dan juga ruang solopos.com.

Menurut pendamping rombongan, Niken Larasati, para finalis Mas Mbak Boyolali sengaja diajak mengenal jurnalistik untuk menambah pengetahuan mereka. Mengingat tujuan dari kegiatan tersebut antara lain mendapatkan duta wisata paket komplet.

“Artinya kita ingin mencetak duta wisata yang tidak hanya bagus dari penampilan tapi juga smart, memiliki pengetahuan luas, punya kemampuan public speaking yang bagus dan lain-lain,” ujar Niken, yang merupakan penyandang gelar Mbak Boyolali Duta Wisata 2015 itu.

Untuk menentukan siapa yang akan berhak menyandang Mas Mbak Boyolali, Niken menjelaskan penilaian akan diperoleh dari masa karantina dengan bobot 40% dan penilaian saat puncak acara atau grand final dengan bobot 60%. Pelaksanaan grand final Mas Mbak Boyolali 2017 akan digelar di grand final Mas Mbak Boyolali yang dijadwalkan digelar di Pendapa Alit Rumah Dinas Bupati Boyolali pada Sabtu (12/8/2017) malam.

Sementara itu anggota staf Dinas Pemuda Olah Raga dan Pariwisata (Disporapar) Boyolali yang juga mendampingi rombongan, Ida Harminingtyas mengatakan Pemkab Boyolali berharap Mas Mbak Boyolali akan menjadi duta wisata yang bisa meningkatkan perkembangan pariwisata di Kabupaten Susu.

 

lowongan pekerjaan
Harian Umum SOLOPOS, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Daya Beli Menurun

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (17/10/2017). Esai ini karya Ginanjar Rahmawan, mahasiswa Program Doktor Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah Rahmawan@stiesurakarta.ac.id. Solopos.com, SOLO–Belakangan ini beberapa kawan saya yang…