Philippe Coutinho (JIBI/Reuters / Paul Childs) Philippe Coutinho (JIBI/Reuters / Paul Childs)
Jumat, 11 Agustus 2017 22:25 WIB Ahmad Baihaqi/JIBI/Solopos.com Inggris Share :

BURSA TRANSFER
Liverpool: Coutinho Tidak Dijual!

Bursa transfer diwarnai dengan Coutinho yang diincar Barcelona.

Solopos.com, LIVERPOOL – Liverpool kembali menegaskan Philippe Coutinho tak masuk dalam rencana jadwal mereka. Pernyataan ini seakan menegaskan sikap mereka yang sudah menolak tawaran dari Barcelona sebanyak dua kali.

Seperti diketahui, Coutinho menjadi incaran Barcelona setelah klub tersebut kehilangan Neymar yang pindah ke PSG. Coutinho diproyeksikan menambal kekosongan yang ditinggal Neymar di sisi penyerangan Barca.

Barca pun sudah gencar memburu Coutinho. Dua kali mereka sudah mengajukan penawaran. Namun dua kali pula The Reds menolak tawaran tersebut. Terbaru, Barca berniat menggelontorkan dana senilai 100 juta poundsterling untuk Coutinho.

Atas gencarnya usaha Barca itu, Fenway Sports Group (FSG) selaku pemilik Liverpool menegaskan bahwa si pemain tak akan dijual pada musim panas ini. “Kami ingin menjelaskan posisi kami terkait kemungkinan transfer Philippe Coutinho,” demikian pernyataan dirilis FSG di situs resmi klub, Jumat (11/8/2017).

“Keputusan definitif klub adalah bahwa tak ada satu pun tawaran terhadap Philippe yang bakal dipertimbangkan dan ia masih akan menjadi anggota Liverpool Football Club ketika bursa musim panas ditutup.”

Sama halnya dengan FSG, Jurgen Klopp selaku manajer Liverpool juga menegaskan tak ingin menjual Coutinho. Klopp menyebut pemain asal Brasil itu masih masuk dalam rencananya pada musim ini.

Lowongan Pekerjaan
PT. Sejati Cipta Mebel, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

Kolom

GAGASAN
Apa Kabar Solo Kota Kreatif?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Kamis (10/8/2017). Esai ini karya Fajar S. Pramono, alumnus Universitas Sebelas Maret yang meminati tema-tema sosial dan ekonomi. Alamat e-mail penulis adalah fajarsp119@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pada 2013 Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif waktu itu Mari…