Stiker terbaru Instagram stories untuk ucapkan ulang tahun (instagram-press) Stiker terbaru Instagram stories untuk ucapkan ulang tahun (instagram-press)
Jumat, 11 Agustus 2017 18:10 WIB Muhammad Rizal Fikri/JIBI/Solopos.com Internet Share :

Bukan Tokyo atau New York, Jakarta Jadi Kota Paling Banyak Ditandai di IG Stories

Instagram stories, fitur Instagram di mana gambar atau video akan hilang setelah 24 jam, sudah berusia satu tahun.

Solopos.com, JAKARTA – Peringatan ulang tahun pertama Instagram Stories membawa nama Jakarta, Indonesia. Fitur terbaru media sosial (medsos) Instagram itu resmi satu tahun aktif pada 2 Agustus 2017. Jakarta menjadi kota terbanyak ditandai oleh warganet di Instagram Stories selama satu tahun.

Dilansir Instagram-press.com, Rabu (2/8/2017), semenjak dirilis tahun lalu, Instagram Stories mencatatkan beberapa capaian untuk Instagram.

Instagram Stories membuat durasi warganet saat mengakses Instagram menjadi lebih lama. Warganet di bawah usia 25 tahun rata-rata mengakses Instagram 32 menit dalam sehari. Untuk warganet yang berusia di atas 25 tahun, rata-rata mengakses Instagram 24 menit dalam sehari.

Instagram Stories mencatatkan lokasi-lokasi di dunia yang paling banyak diaktifkan sebagai geo-tag (ditandai untuk lokasi stories) selama satu tahun. Data ini membawa nama Indonesia di urutan pertama. Jakarta menjadi kota paling banyak mendapat geo-tag di Instagram Stories selama setahun.

Peringkat kedua diisi oleh Sao Paulo, Brazil, disusul New York, Amerika Serikat, London, Inggris, dan Madrid, Spanyol.

Tak hanya merilis data geo-tag, Instagram juga merilis tagar serta filter yang paling banyak dipakai selama setahun. Tagar yang paling banyak digunakan adalah #goodmorning, disusul dengan #work, dan #goodnight.

Filter hidung dan telinga anak anjing menjadi yang terpopuler selama setahun. Disusul dengan filter topeng tidur. Di peringatan setahun Instagram Stories, Instagram merilis stiker ulang tahun .

 

Lowongan Pekerjaan
PT. Sejati Cipta Mebel, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

Kolom

GAGASAN
Isu Kemiskinan di Jawa Tengah

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (8/8/2017). Esai ini karya Edy Purwo Saputro, dosen di Program Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah E.Purwo.Saputro@ums.ac.id.  Solopos.com, SOLO–Pemilihan gubernur Jawa Tengah 2018 telah memanas dengan munculnya sejumlah kandidat dari sejumlah…