Para pembicara dalam Focus Group Discussion (FGD) bertema Kegiatan Usaha Transportasi Darat di Lingkungan Bandara Internasional Adisutjipto dan Fenomena Layanan Transportasi Berbasis Online di Lingkungan Bandara yang digelar di Eastparc Hotel Yogyakarta, Rabu (9/8/2017). (Holy Kartika N.S/JIBI/Harian Jogja) Para pembicara dalam Focus Group Discussion (FGD) bertema Kegiatan Usaha Transportasi Darat di Lingkungan Bandara Internasional Adisutjipto dan Fenomena Layanan Transportasi Berbasis Online di Lingkungan Bandara yang digelar di Eastparc Hotel Yogyakarta, Rabu (9/8/2017). (Holy Kartika N.S/JIBI/Harian Jogja)
Jumat, 11 Agustus 2017 10:55 WIB Holy Kartika N.S/JIBI/Harian Jogja Kota Jogja Share :

BANDARA ADISUTJIPTO
Integrasi Transportasi Darat di Bandara dapat Mendukung Pariwisata DIY

Bandara Adisutjipto akan membangun tempat parkir khusus transportasi darat.

Solopos.com, JOGJA — PT Angkasa Pura I membangun tempat parkir khusus untuk armada transportasi darat yang beroperasi di Bandara Internasional Adisutjipto. Integrasi angkutan umum darat di bandara diharapkan dapat mengakomodir perjalanan ke daerah-daerah wisata di Jogja.

Baca Juga : AP1 Siapkan Aplikasi untuk Atur Transportasi Darat di Bandara Adisutjipto
General Manager PT Angkasa Pura I, Agus Pandu Purnama mengatakan saat ini aplikasi online untuk memudahkan penumpang pesawat mendapatkan angkutan umum darat di sekitar bandara sudah dikembangkan.

“Tinggal membangun tempat khusus untuk transportasi umum ini yang sedang kami bangun di parkir utara bandara. Diharapkan bulan ini atau bulan depan, sudah bisa dioperasionalkan karena aplikasi juga sudah siap,” ujar Pandu seusai acara Forum Group Discussion yang digelar di Eastparc Hotel Yogyakarta, Rabu (9/8/2017) lalu.

Pandu berharap dengan dikembangkannya sistem tersebut, pengelolaan angkutan umum darat di kawasan Bandara Internasional Adisutjipto menjadi lebih tertib. Bahkan, rencananya PT Angkasa Pura I juga ingin menggandeng maskapai penerbangan untuk mengintegrasi tiket taksi bandara dengan tiket pesawat.

“Ide kami ini nantinya membuat penumpang dapat langsung mendapatkan taksi begitu turun dari pesawat,” jelas Pandu.

Upaya untuk mengintegrasikan seluruh moda transportasi darat dengan bandara dinilai menjadi langkah yang baik untuk kemajuan Jogja, terutama di bidang pariwisata. Kabid Angkutan Darat Dinas Perhubungan DIY, Hari Agus Triyono mengatakan Bandara Internasional Adistjipto merupakan bandara yang memiliki transportasi darat yang lengkap.

“Bandara ini tidak hanya terintegrasi dengan kereta api, taksi dan rent car saja. Ada juga angkutan umum perkotaan yakni Trans Jogja yang bisa menjadi pilihan bagi penumpang pesawat di Bandara Adisutjipto,” ungkap Hari.

Untuk itu, lanjutnya, perlu adanya pengembangan transportasi berkelanjutan. Karena adanya beragam transportasi yang tersedia di bandara ini, dapat memberikan pilihan bagi penumpang pesawat saat tiba di Jogja melalui Bandara Adisutjipto.

Hari menambahkan ke depannya keberadaan transportasi ini juga dapat mengintegrasikan Bandara Internasional Adisutjipto sebagai pintu gerbang utama wisata ke sejumlah destinasi di Jogja.

“Saat ini yang sudah terintegrasi dengan baik adalah yang ke [Candi] Prambanan dan kawasan Malioboro. Ke depan diharapkan transportasi darat yang ada ini dapat mengakomodir perjalanan orang-orang ke seluruh tempat wisata di Jogja,” jelas Hari.

lowongan pekerjaan
BPR SAMI MAKMUR, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Musik Pop dan Nikah Muda

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (21/10/2017). Esai ini karya Udji Kayang Aditya Supriyanto, peminat kajian budaya populer dan pengelola Buletin Bukulah! Alamat e-mail penulis adalah udjias@gmail.com. Solopos.com, SOLO¬†— Saat isu komunisme (lagi-lagi) diangkat ke publik sekian waktu lalu,…