Pria nekat panjat dinding Candi Borobudur untuk Selfie (Facebook Info Cegatan Jogja) Pria nekat panjat dinding Candi Borobudur untuk Selfie (Facebook Info Cegatan Jogja)
Kamis, 10 Agustus 2017 09:10 WIB Chelin Indra Sushmita/JIBI/Solopos.com Issue Share :

TRENDING SOSMED
Panjat Stupa Candi Borobudur untuk Selfie, Pria Ini Dikecam

Trending sosmed kali ini tentang seorang pria yang dikecam gara-gara memanjat stupa Candi Borobudur untuk selfie.

Solopos.com, SOLO – Foto seorang pria tak dikenal yang berdiri di stupa Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, ramai dibicarakan warganet. Aksi nekat pria itu menuai kecaman karena dianggap tak sopan di situs bersejarah.

Foto pria itu viral seusai diunggah pemilik akun Facebook Aridia Arga Pramoedya di dinding grup Info Cegatan Jogja, Senin (7/8/2017). Akun tersebut memperlihatkan tiga foto pria tak dikenal yang asyik berwafoto sambil memanjat stupa Candi Borobudur. Sayang, tak dijelaskan detail kapan foto itu diambil.

Aksi nekat pria tak dikenal selfie di dinding Candi Borobudur (Facebook Info Cegatan Jogja)

Aksi nekat pria tak dikenal selfie di dinding Candi Borobudur (Facebook Info Cegatan Jogja)

“Dilarang memanjat stupa di Candi Borobudur, semoga bukan orang Jogja lur,” tulis Aria Arga Pramoedya pada keterangan foto.

Dalam foto itu, si pria tampak mengenakan jaket dan kacamata hitam. Ia asyik bergaya di depan kamera sambil memegang tongkat selfie. Dengan penuh percaya diri ia menginjakkan kaki di dinding relief Candi Borobudur.

Pria berswafoto di dinding Candi Borobudur (Facebook Info Cegatan Jogja)

Pria berswafoto di dinding Candi Borobudur (Facebook Info Cegatan Jogja)

Sampai Rabu (9/8/2017) foto itu mendapat sekitar 4.300 rekasi dan 893 komentar dari warganet. Kebanyakan warganet menyayangkan aksi nekat pria itu. Sebab, selama ini wisatawan yang mengunjungi Candi Borobudur tidak diperkenankan melakukan aksi sepertinya.

“Belum pernah kesurupan terus kejang-kejang, terus makan rumput sama batu, banyak tingkah,” cibir Edd Bandidos geram.

“Penistaan tempat bersejarah ini namanya, aku enggak suka,” sambung Ivan Semesta.

“Sok ngehits tapi enggak tahu peraturan. Gaya fotonya sok keren padahal ya ampun. Mungkin dia belum pernah kesurupan,” lanjut Kitar Panji.

“Anak zaman sekarang biar keren tapi melanggar peraturan. Apa maksudnya coba foto kayak begini,” imbuh Afiat Rizki. 

Leave a Reply

Kolom

GAGASAN
Pendidikan yang Memerdekakan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (21/8/2017). Esai ini karya Mohamad Ali, Ketua Program Studi Pendidikan Agama Islam Universitas Muhammadiyah Surakarta dan pengasuh Perguruan Muhammadiyah Kota Barat, Solo. Alamat e-mail penulis adalah ma122@ums.ac.id. Solopos.com, SOLO–Memasuki umur 72 tahun kemerdekaan…