Ilustrasi pencabulan terjadap anak (JIBI/Dok) Ilustrasi pencabulan terjadap anak (JIBI/Dok)
Kamis, 10 Agustus 2017 19:35 WIB Sri Sumi Handayani/JIBI/Solopos Karanganyar Share :

PENCABULAN KARANGANYAR
Guru MI Dilaporkan ke Polisi atas Tuduhan Mencabuli Murid

Pencabulan Karanganyar, seorang guru MI dilaporkan ke polisi atas tuduhan berbuat cabul.

Solopos.com, KARANGANYAR — Seorang guru madrasah ibtidaiah (MI) di Karanganyar dilaporkan ke Polres setempat karena diduga mencabuli muridnya.

Pantauan Solopos.com, Kamis (10/8/2017), sejumlah orang tua bersama anak mereka yang merasa menjadi korban dan tokoh masyarakat datang ke Mapolres Karanganyar untuk melaporkan dugaan tindakan asusila itu.

Sejumlah anak didampingi orang tua dan tokoh masyarakat masuk ke ruang penyidik Satreskrim Polres Karanganyar bersama-sama. Tetapi, ada satu anak didampingi ayahnya tetap duduk di ruang tunggu Satreskrim.

Bocah perempuan itu menolak masuk ke ruang penyidik dan menangis. Salah satu wanita polisi (polwan) dan ayah bocah perempuan itu berusaha membujuk. Bocah berkerudung itu lalu masuk ke ruang penyidik dengan digendong ayahnya.

Menurut tokoh masyarakat yang mendampingi orang tua dan sejumlah anak itu, kedatangan mereka hendak melaporkan salah satu guru MI di Karanganyar. Lelaki yang enggan menyebutkan nama itu menuturkan orang tua salah satu siswa mengadu perihal tindakan asusila yang diduga dilakukan salah satu wali kelas MI tersebut.

Kemudian, sejumlah orang tua lainnya ikut karena merasa anak mereka mengalami hal serupa. “Kami berharap ada tindakan sesuai hukum yang berlaku. Ada satu anak mengeluh sakit saat buang air kecil. Kemudian mengaku kepada orang tua perihal apa yang dilakukan orang [guru] itu. Ada beberapa yang ikut ke sini,” ujar dia.

Menurut laporan, tindakan asusila itu diduga dilakukan di sekolah. Sementara itu, Kasubbag Humas Polres Karanganyar, AKP Suryanto, mewakili Kapolres Karanganyar, AKBP Ade Safri Simanjuntak, menyampaikan Polres Karanganyar menerima aduan dari sejumlah orang terkait dugaan tindakan asusila.

Tim dari Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Karanganyar masih menangani kasus itu. “Kami menerima pengaduan masyarakat. Ada dugaan pelanggaran asusila terhadap anak di bawah umur. Keluarga korban melapor. Masalah aduan ini ditangani Unit PPA Satreskrim,” ujar Suryanto saat ditemui wartawan di Mapolres.

Tetapi, dia enggan memperinci laporan tersebut. Suryanto mengatakan anggota Satreskrim masih mendalami dan menyelidiki laporan tersebut.

“Kalau ditemukan pelanggaran hukum tentu akan dilanjutkan. Sementara masih didalami penyidik. Ini masih proses belum menyeluruh.”

 

Lowongan Pekerjaan
PT. Sejati Cipta Mebel, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

Kolom

GAGASAN
Isu Kemiskinan di Jawa Tengah

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (8/8/2017). Esai ini karya Edy Purwo Saputro, dosen di Program Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah E.Purwo.Saputro@ums.ac.id.  Solopos.com, SOLO–Pemilihan gubernur Jawa Tengah 2018 telah memanas dengan munculnya sejumlah kandidat dari sejumlah…