Ilustrasi jambret (batamraya.com) Ilustrasi jambret (batamraya.com)
Kamis, 10 Agustus 2017 17:35 WIB Muhammad Ismail/JIBI/Solopos Solo Share :

Pemalak di Ring Road Mojosongo Solo, Pria Ini Ditangkap Polisi

Anggota Polsek Jebres Solo menangkap seorang pria pemalak yang beraksi di Ring Road Mojosongo.

Solopos.com, SOLO — Anggota Tim Reserse Kriminal (Satreskrim) Polsek Jebres Solo menangkap seorang pemalak di wilayah Ring Road, Mojosongo, Jebres, Rabu (9/8/2017) pukul 23.30 WIB.

Pemalak tersebut, Yunanto Pamungkas,19, warga Dukuh Jogo Bondo RT 001 /RW 021, Desa Palur, Mojolaban, Sukoharjo, menyasar pengendara yang lewat Ring Road Mojosongo. Kapolsek Jebres Kompol Juliana mewakili Kapolresta Solo AKBP Ribut Hari Wibowo mengatakan penangkapan Yunanto bermula dari laporan warga yang resah dengan orang yang sering memalak pengguna jalan di kawasan Ring Road, Mojosongo, pada malam hari.

Polisi menindaklanjuti laporan tersebut dengan menyisir kawasan Ring Road, Mojosongo. “Kami mendapati laporan seorang korban pemalakan saat sedang mengendarai sepeda motor di Ring Road, Mojosongo,” ujar Juliana kepada wartawan di mapolsek, Kamis (10/8/2017).

Saat memantau kawasan tersebut, polisi mendapati tiga orang mondar-mandir di pinggir jalan seperti mencari korban. “Kami memastikan ketiga pemalak ciri-cirinya sama seperti keterangan korban. Polisi langsung mendekati mereka dan berusaha menangkap mereka,” kata dia.

Ia menjelaskan dari ketiga pelaku hanya satu yang berhasil ditangkap. Kedua pelaku melarikan diri menuju ke daerah Karanganyar menggunakan sepeda motor. Saat ditangkap ketiga pelaku menggunakan satu sepeda motor.

“Kami membawa dia [Yunanto] ke mapolsek untuk dimintai keterangan. Pengakuan pelaku sudah melakukan aksinya sepuluh kali,” kata dia.

Ia mengatakan modus pelaku menghentikan paksa korbannya. Setelah korban berhenti, pelaku mengambil semua uang di dompet korban.

Dari Yunanto, polisi menyita barang bukti berupa uang tunai Rp166.000. Pelaku dijerat Pasal 368 KUHP tentang Perampasan dengan hukuman maksimal sembilan tahun penjara.

Sementara itu, Yunanto Pamungkas mengaku nekat memalak sopir truk dan pengendara sepeda motor karena butuh uang untuk mencukupi kebutuhan keluarga. Setiap hari berhasil memalak satu sampai dua orang.

 

lowongan pekerjaan
DAQU TRAVEL HAJI & UMROH SURAKARTA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Musik Pop dan Nikah Muda

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (21/10/2017). Esai ini karya Udji Kayang Aditya Supriyanto, peminat kajian budaya populer dan pengelola Buletin Bukulah! Alamat e-mail penulis adalah udjias@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Saat isu komunisme (lagi-lagi) diangkat ke publik sekian waktu lalu,…