Timnas U-19 (Liputan6.com)
Kamis, 10 Agustus 2017 20:20 WIB Jumali/JIBI/Harian Jogja Indonesia Share :

Laga PSS VS Timnas U-19 Bakal Penuh Haru, Jangan Lewatkan!

Pertandingan antara PSS Sleman melawan Timnas Indonesia U-19 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Sabtu (12/8) petang, dipastikan syarat emosional

Solopos.com, SLEMAN –– Pertandingan antara PSS Sleman melawan Timnas Indonesia U-19 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Sabtu (12/8) petang, dipastikan syarat emosional.

Sebab, bagi PSS, pertandingan persahabatan ini tidak hanya akan digunakan sebagai ajang pemanasan untuk menghadapi babak 16 besar, namun juga sebagai penghormatan terhadap salah satu komisaris PT Putra Sleman Sembada, Suparjiyono.

“Pertandingan besok tepat satu tahun meninggalnya Paman [Suparjiyono]. Oleh karena itu, nanti akan ada seremoni mengheningkan cipta selama semenit untuk almarhum,” ujar Direktur Operasional PT PSS Rumadi kepada wartawan di kantor PT PSS, Kamis (10/8/2017) siang.

Rumadi menambahkan, berbeda dengan pertandingan uji coba Timnas sebelumnya di Stadion Maguwoharjo, Sleman, pada latih tanding kali ini, semua pendapatan tiket akan diserahkan kepada PSS.

Oleh sebab itu, panpel PSS pun telah menyiapkan sebanyak 28.000 lembar tiket. Adapun harga tiket yang diterapkan adalah Rp25.000, Rp40.000 dan Rp60.000.

“Tiket bisa dibeli on the spot, pada pukul 13.00 WIB. Meskipun pertandingan sendiri baru akan digelar pada pukul 19.00 WIB,” sambungnya.

Sementara manajer PSS Arief Juli Wibowo mengatakan meski bertitel laga uji coba, namun pihaknya tetap akan memberikan tekanan cukup kuat ke Timnas U-19.

Selain sejak awal telah diminta oleh pihak pelatih Timnas U-19 agar menampilkan para pemain inti demi menguji kemampuan para punggawa Garuda Nusantara, laga ini juga digunakan PSS sebagai persiapan untuk menghadapi babak 16 besar.

“Kami kemungkinan akan campur pemain, karena secara kualitas tidak jauh utama dan cadangan,” ucapnya.

lowongan pekerjaan
CV MUTIARA BERLIN, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Musik Pop dan Nikah Muda

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (21/10/2017). Esai ini karya Udji Kayang Aditya Supriyanto, peminat kajian budaya populer dan pengelola Buletin Bukulah! Alamat e-mail penulis adalah udjias@gmail.com. Solopos.com, SOLO¬†— Saat isu komunisme (lagi-lagi) diangkat ke publik sekian waktu lalu,…