Sebuah alat berat sedang mengeruk tanah yang ada di Telaga Balong, Desa Balong, Girisubo. Rabu (9/8/2017). (David Kurniawan/JIBI/Harian Jogja) Sebuah alat berat sedang mengeruk tanah yang ada di Telaga Balong, Desa Balong, Girisubo. Rabu (9/8/2017). (David Kurniawan/JIBI/Harian Jogja)
Kamis, 10 Agustus 2017 11:22 WIB David Kurniawan/JIBI/Harian Jogja Gunung Kidul Share :

Inilah Fungsi Telaga Balong Bagi Warga

Telaga Balong direvitalisasi agar dapat berfungsi seperti semula

Solopos.com, GUNUNGKIDUL – Masyarakat Desa Balong, Kecamatan Girisubo berharap proses revitalisasi Telaga Balong, dapat mengembalikan fungsi telaga seperti semula. Diketahui keberadaan telaga sudah tidak berfungsi normal sejak puluhan tahun lalu

Baca Juga : Puluhan Tahun Mati, Telaga Balong Mulai Direvitalisasi

Yadi, warga Dusun Balong, Desa Balong menyampaikan Telaga Balon tidak bisa dimanfaatkan karena adanya pendangkalan. Diharapkan program revitalisasi yang dilakukan dapat mengembalikan fungsi telaga kembali normal.

“Mudah-mudahan mimpi itu bisa diwujudkan. Jadi saat kemarau masih ada cadangan air dari telaga itu,” kata Yadi, Rabu (9/8/2017).

Dia mengungkapkan, jika telaga berfungsi normal maka dapat dimanfaatkan untuk pengembangan area pertanian. Selain itu, cadangan air yang dimiliki dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan ternak yang dimiliki masyarakat.

“Harapannya revitalisasi yang dilakukan dapat sukses dan fungsi telaga kembali normal,” katanya.

Terpisah, Kepala Desa Balong  Suwardiyanto belum bisa dihubung terkait dengan program revitalisasi telaga yang ada di desanya. Saat dihubungi melalui nomor ponsel yang dimiliki sedang tidak aktif.

lowongan pekerjaan
, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…