Kamis, 10 Agustus 2017 16:55 WIB Abdul Hamied Razak/JIBI/Harian Jogja Sleman Share :

Ditolak Sultan, Jalan Tol di DIY Tetap Berpegang pada Hasil Studi

Rencana pembangunan jalan tol di wilayah DIY akan mengacu pada hasil studi Komite Percepatan Penyediaan Infrastruktur Prioritas (KPPIP)

Solopos.com, SLEMAN– Rencana pembangunan jalan tol di wilayah DIY akan mengacu pada hasil studi Komite Percepatan Penyediaan Infrastruktur Prioritas (KPPIP).

Baca juga : Sultan Tidak Setuju Adanya Jalan Tol di DIY

Direktur Proyek Jalan dan Jembatan KPPIP Max Antameng mengaku tidak masalah dengan adanya penolakan Sultan HB X terkait pembangunan jalan tol di wilayah DIY. “KPPIP nantinya tetap berpaku pada hasil studi,” tegasnya, saat ditemui Harianjogja.com, Rabu (9/8/2017) dalam kegiatan penyusunan outline business proyek jalan Tol Jogja Bawen di Easparc Hotel.

Jika Pemda DIY tidak mau dengan hasil studi yang diajukan maka akan diperbaiki. “Bisa saja jalan tolnya tidak masuk Jogja, misalnya, menggunakan perbatasan di Jawa Tengah. Tapi sekali lagi ini belum final,” katanya.

Max menilai, Sultan hanya menyontohkan atau meriver pada satu kasus saja. Sayangnya, lanjut Max media menyamaratakan pada semua pembangunan jalan Tol di DIY.

“Kalau saya lihat sepertinya hanya diblowup media. Ini masih punya tahapan disetujui tapi tetap ada aturan enggeering yang perlu dipertimbangkan,” kata Max.

Kegiatan penyusunan outline business proyek jalan Tol Jogja Bawen tersebut selain melibatkan Pemda setempat juga sejumlah konsultan.

Kepada Harianjogja.com, Sekda Sleman Sumadi mengatakan, kegiatan tersebut baru pertemuan awal. “Ini baru studi. Jadi belum menghasilkan apa-apa,” katanya.

Menurutnya, rencana pembangunan Tol Jogja Bawen sudah ada dalam rencana strategis pembangunan nasional. Pada dasarnya, kata Sumadi, mendukung rencana tersebut. “Hanya saja, masih dibutuhkan pembahasan lebih dalam lagi,” kata Sumadi.

Lowongan Pekerjaan
PT. Sejati Cipta Mebel, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

Kolom

GAGASAN
Isu Kemiskinan di Jawa Tengah

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (8/8/2017). Esai ini karya Edy Purwo Saputro, dosen di Program Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah E.Purwo.Saputro@ums.ac.id.  Solopos.com, SOLO–Pemilihan gubernur Jawa Tengah 2018 telah memanas dengan munculnya sejumlah kandidat dari sejumlah…