Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Gibran Rakabuming Raka melakukan salam komando di Presidential Lounge, Kompleks Istana Kepresidenan, Kamis (10/8/2017). (Gloria Dolorosa/JIBI/Bisnis)
Kamis, 10 Agustus 2017 16:02 WIB Nancy Junita/Gloria Dolorosa/JIBI/Bisnis Politik Share :

AHY & Gibran Rakabuming Bertemu di Istana, Salam Komando Bersama

AHY dan Gibran Rakabuming bertemu di Istana dalam penampilan yang berbeda. Namun keduanya kompak melakukan salam komando bersama.

Solopos.com, JAKARTA — Hari ini, Putra sulung Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menemui Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Merdeka, Kamis (10/8/2017).

Maksud kedatangan Agus yang datang sekitar pukul 11.30 WIB adalah untuk menyerahkan undangan peluncuran Yudhoyono Institute, Kamis malam yang sekaligus bertepatan dengan ulang tahun AHY ke-39 hari ini.

Saat menemui Jokowi, Agus ditemani putra sulung Jokowi, Gibran Rakabuming Raka. Di The Yudhoyono Institute, AHY menjabat sebagai direktur eksekutif.

AHY mengatakan, Presiden Jokowi memberi sejumlah pesan kepadanya dalam jamuan makan siang selama 45 menit itu. “Saya mohon doa restu kepada Pak Presiden, sekaligus mendapat wejangan, nasihat, dan juga hal-hal lain yang perlu saya jadikan pedoman dalam rangka kesuksesan institute tersebut,” kata AHY saat konferensi pers, Kamis (10/8/2017).

Gibran dan AHY di Istana

Dalam konferensi pers di Presidential Lounge, Kompleks Istana Kepresidenan, AHY didampingi Gibran. Agus dan Gibran tampil kompak, meski penampilan keduanya terlihat berbeda. Agus berbusana formal, sedangkan Gibran mengenakan busana kasual. Keduanya sempat melakukan salam komando di depan awak media.

lowongan pekerjaan
CV. HORISON, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…