Pengunjung berkonsultasi di stan pada Pameran Pendidikan Internasional ‘17 di Hotel Best Western Premier Solo Baru, Sukoharjo, Senin (7/8). (Nicolous Irawan/JIBI/Solopos) Pengunjung berkonsultasi di stan pada Pameran Pendidikan Internasional ‘17 di Hotel Best Western Premier Solo Baru, Sukoharjo, Senin (7/8). (Nicolous Irawan/JIBI/Solopos)
Rabu, 9 Agustus 2017 08:00 WIB Insetyonoto/JIBI/Solopos Solo Share :

Tiga Jurusan di Kampus Luar Negeri Ini Diminati Warga Solo

Pameran Pendidikan Internasional ’17 digelar.

Solopos.com, SOLO — Deretan meja dan kursi yang dibalut kain warna hitam memenuhi sebuah ruangan. Sebagian kursi ditata memanjang di tengah ruangan. Sementara itu, meja ditata melingkar di pinggir ruangan.

Tiap satu meja tersedia dua kursi untuk para petugas dan tiga kursi bagi pengunjung. Sebelum masuk ruangan pengunjung harus melakukan registrasi. Setelah registrasi beres, mereka bisa melihat-lihat stan di dalam ruangan tersebut serta meminta penjelasan kepada para petugas.

Itulah suasana Pameran Studi Internasional yang digelar Alfalink Solo di Hotel Best Western Premier di Jl. Soekarno, Solobaru, Sukoharjo, Senin (7/8/2017). Di sela pameran digelar seminar dengan tema How To Make Personal Statement untuk master degree serta IELTS Test Simulation and Workshop.

Salah seorang pengunjung, Halida, mengatakan datang ke pameran untuk mencari informasi tentang perguruan tinggi di Australia. “Rencananya saya melanjutkan kuliah S2 di Australia National University,” kata dia saat ditemui Solopos.com di lokasi pameran.

Perempuan berhijab alumnus jurusan Sejarah Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo ini ingin mengambil jurusan Sejarah Australia. Dengan adanya pameran di hari itu, Halida sangat terbantu mendapatkan informasi tentang kondisi kampus dan lingkungan tempat tinggal.

“Saya sudah mendaftar di Australia National Uneversity, tinggal menunggu beasiswa. Orang tua mendukung saya kuliah di luar negeri,” jelas warga Mojosongo Solo itu.

Direktur Alfalink Solo, Lilyana Sari, mengungkapkan pameran diikuti 24 peserta dari dalam dan luar negeri. “Kami menargetkan jumlah pengunjung hingga 300 orang. Pameran hanya digelar satu hari ini [Senin],” ungkap dia.

Peserta pameran terdiri atas 22 dari luar negeri dan dua dari dalam negeri yakni International English Language Center (IELC) Solo dan Jakarta International College (JIC). Sedangkan peserta pameran dari luar negeri antara lain dari University Western Australia (UWA), Monash University (Australia), Curtin University (Singapura), Sunway University (Malaysia), Foothill College & De Anza College (Amerika Serikat).

“Tujuan pameran ini adalah memberikan informasi bagi mahasiswa, siswa, dan dosen yang ingin melanjutkan kuliah di luar neger,” jelas Lilyana. Menurut dia, minat warga Solo melanjutkan kuliah ke luar negeri cukup besar. Kebanyakan ingin mengambil jurusan engineering, information technology (IT), dan medicine.

Alasan warga Solo kuliah di luar negeri adalah mencari pengalaman, ilmu untuk bekal masa depan lebih baik, serta sesuatu yang baru. “Alfalink Solo berlokasi di Jl. Sutan Syahrir siap membantu proses pengurusan dokumen seperti paspor visa untuk studi dan keluarga secara gratis,” beber dia.

lowongan pekerjaan
PT. PERINTIS KARYA SENTOSA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Generasi Milenial dan Politik

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (14/11/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Baru-baru ini lembaga think tank yang bermarkas di Tanah Abang, Jakarta, Centre for…