Ilustrasi taksi Uber (townhall.com) Ilustrasi taksi Uber (townhall.com)
Rabu, 9 Agustus 2017 09:22 WIB Arief Junianto/JIBI/Harian Jogja Kota Jogja Share :

POLEMIK TAKSI ONLINE
Potensi Konflik Ketenagakerjaan, Pemerintah Belum Lakukan Pengawasan

Polemik taksi online, perlindungan pengemudi belum sepenuhnya terjamin.

Solopos.com, JOGJA — Sudah beroperasi sejak dua tahun terakhir, pemerintah ternyata belum sekali pun melakukan pengawasan terhadap perusahaan penyedia jasa transportasi dalam jaringan (daring). Padahal, dengan status para pekerja yang hanya sebagai mitra kerja bagi perusahaan, jelas sangat berpotensi konflik ketenagakerjaan.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) DIY Andung Prihadi Santosa, saat ditemui di ruangan kerjanya, Selasa (8/8/2017) membenarkan belum adanya pengawasan tersebut. Pasalnya, ia berdalih, sejauh ini belum ada aduan atau kasus konflik ketenagakerjaan yang muncul antara perusahaan penyedia jasa tersebut dengan para sopir yang mereka pekerjakan.

Padahal, ia sendiri tak menampik, dengan status para sopir itu yang hanya sebagai mitra, jelas rawan terjadinya konflik. Sesuai dengan regulasi yang berlaku, selama sudah ada pengupahan, ia menilai Undang-Undang (UU) Nomor 14/2003 tentang Ketenagakerjaan sudah bisa diterapkan.

“Lagipula, macam-macam pola hubungan perusahaan dan tenaga kerja juga diatur kok di situ [UU 14/2003],” tegas Andung.

Oleh karena itulah, dalam waktu dekat pihaknya akan segera melakukan pengawasan, khususnya terkait dengan dokumen-dokumen perjanjian antara perusahaan dan tenaga kerjanya. Melalui dokumen itulah, pihaknya bisa memastikan hubungan kerja antara para sopir itu dengan perusahaan yang mempekerjakannya.

“Karena kalau sifatnya hanya mitra pun, seharusnya tetap ada dokumen perjanjian. Jika suatu saat nanti ada konflik dan sengketa, bisa diselesaikan secara hukum perdata,” katanya.

Lowongan Pekerjaan
Staf IT Rumah Sakit Mata Solo, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

Kolom

GAGASAN
Seni Rupa Solo dan Melindurisme

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (5/8/2017). Esai ini karya Halim H.D., seorang networker kebudayaan yang tinggal di Solo. Alamat e-mail penulis adalah halimhade@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Cara paling gampang untuk mengingat, apalagi dalam bentang sejarah, lihat saja jejak yang besar….