Pekerja mencoba meruntuhkan batu padas di perbukitan Desa Tanggungharjo, Grobogan, Jateng, Senin (7/8/2017). (JIBI/Solopos/Antara/Aji Styawan) Pekerja mencoba meruntuhkan batu padas di perbukitan Desa Tanggungharjo, Grobogan, Jateng, Senin (7/8/2017). (JIBI/Solopos/Antara/Aji Styawan)
Rabu, 9 Agustus 2017 01:50 WIB JIBI/Solopos/Antara/Aji Styawan Feature Share :

FOTO PERTAMBANGAN JATENG
Batu Padas Digali di Grobogan

Pertambangan padas Jateng di Grobogan.

Penambangan batu padas di perbukitan Desa Tanggungharjo, Grobogan, Jateng, Senin (7/8/2017).(JIBI/Solopos/Antara/Aji Styawan)

Penambangan batu padas di perbukitan Desa Tanggungharjo, Grobogan, Jateng, Senin (7/8/2017).(JIBI/Solopos/Antara/Aji Styawan)

Batu padas—atau kerap pula diucapkan cadas atau wadas—kebutuhan warga Jawa Tengah (Jateng) antara lain digali dari pertambangan di Grobogan. Pekerja penambang batu padas di perbukitan Desa Tanggungharjo, Grobogan, Jateng, Senin (7/8/2017), terdokementasikan Kantor Berita Antara. Batu padas adalah salah satu jenis batu sedimen yang terbentuk dari pasir dan tanah yang mengeras. Oleh penambangan tradisional setempat batuan yang lazim digunakan untuk bahan bangunan itu dijual Rp160.000/truk hingga Rp225.000/truk.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

lowongan pekerjaan
BPR SAMI MAKMUR, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Musik Pop dan Nikah Muda

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (21/10/2017). Esai ini karya Udji Kayang Aditya Supriyanto, peminat kajian budaya populer dan pengelola Buletin Bukulah! Alamat e-mail penulis adalah udjias@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Saat isu komunisme (lagi-lagi) diangkat ke publik sekian waktu lalu,…