Mobil Mitsubishi Pajero Sport warna merah milik istri PB XIII yang dicuri di Kompleks Keraton Solo, Senin (3/7/2017) dini hari. (Istimewa) Mobil Mitsubishi Pajero Sport warna merah milik istri PB XIII yang dicuri di Kompleks Keraton Solo, Senin (3/7/2017) dini hari. (Istimewa)
Rabu, 9 Agustus 2017 15:15 WIB Muhammad Ismail/JIBI/Solopos Solo Share :

PENCURIAN SOLO
Polisi Kantongi Identitas Pencuri Mobil Pajero Sport Istri PB XIII

Pencurian Solo, polisi kantongi identitas pencuri mobil istri PB XIII.

Solopos.com, SOLO — Aparat kepolisian sampai sekarang belum berhasil menangkap pencuri mobil Mitsubishi Pajero Sport warna merah berpelat nomor AD 7220 AH milik istri Raja Keraton Solo Paku Buwono (PB) XIII, KRA Pradapaningsih. Namun polisi telah mengantongi nama pelaku pencurian.

Kasatreskrim Polresta Solo Kompol Agus Puryadi mengatakan setelah mobil Mitsubishi Pajero Sport warna merah ditemukan anggota Satreskrim di Pasar Gede, Sudiroprajan, Jebres, Solo, tanggal 31 Juli lalu, polisi langsung mengejar pelaku. Sementara mobil masih diamankan polisi di halaman parkir Mapolresta Solo.

“Kami sudah mengecek seluruh fisik mobil setelah ditemukan di parkiran Pasar Gede. Kondisi mobil tidak ada yang rusak hanya pelat nomor yang diganti pelaku menjadi AD 88 AR,” kata dia.

Menurut Agus, petugas saat membawa mobil ke Mapolresta Solo harus menggunakan kunci duplikat karena kunci asli masih dibawa pelaku. Hasil analisis rekaman kamera Closed Circuit Television (CCTV) yang diamankan petugas dari Pasar Gede polisi medapatkan titik terang pelaku pencurian.

“Kami sudah mengantongi nama pelaku pencurian mobil milik istri Sinuhun. Kami menerjunan anggota Opsnal Resmob untuk memburu pelaku pencurian mobil milik istri Sinuhun,” kata dia.

Kapolresta Solo AKBP Ribut Hari Wibowo mengatakan kasus pencurian di dalam Keraton Kasunanan Surakarta yang terjadi pada tanggal 2 Juli sudah menemukan titik terang pelakunya.

lowongan pekerjaan
SALESMAN/GIRL, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Darmanto Jatman Bercerita Jawa

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (15/01/2018). Esai ini karya Bandung Mawardi, seorang kritikus sastra. Alamat e-mail penulis adalah bandungmawardi@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Rumah dalam pemahaman peradaban Jawa adalah ruang hidup untuk menjadikan manusia ada dan berada. Pemahaman itu menunjukkan konstruksi…