Rembesan air dari kios pedagang kaki lima di sepanjang Jalan Malioboro masih tampak di beberapa tempat, Selasa (27/12/2016). Beberapa berasal dari air bekas cucian piring. (Holy Kartika N.S/JIBI/Harian Jogja) Rembesan air dari kios pedagang kaki lima di sepanjang Jalan Malioboro masih tampak di beberapa tempat, Selasa (27/12/2016). Beberapa berasal dari air bekas cucian piring. (Holy Kartika N.S/JIBI/Harian Jogja)
Rabu, 9 Agustus 2017 11:22 WIB Ujang Hasanudin/JIBI/Harian Jogja Kota Jogja Share :

PENATAAN MALIOBORO
Keteteran, UPT Apresiasi Rencana Pembentukan Sekber Khusus

Penataan Malioboro, pemda dan pemkot memiliki peranan yang sama-sama besar.

Solopos.com, JOGJA — Dinas Pariwisata Kota Jogja mengapresiasi rencana Pemda DIY membentuk Sekretariat Bersama (Sekber) khusus kawasan Malioboro. Dengan demikian Malioboro lebih terawat.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pariwisata Kota Jogja, Yunianto Dwi Sutono mengakui untuk mengawasi Malioboro tidak cukup hanya Unit Pelaksana Teknis (UPT) Malioboro. UPT Malioboro merupakan unit kerja dibawah Dinas Pariwisata Kota Jogja.

“Sejak awal kita [UPT Malioboro] kesulitan, penataan terkadang kurang koordinasi,” kata Yunianto, Selasa (8/8/2017).

Meski demikian, Yunianto mengaku belum mengetahui detail Sekber yang akan dibentuk Pemda DIY dan lintas sektor tersebut. Karena sejauh ini pihaknya belum belum diajak ikut merumuskan. Yang jelas, ia setuju adanya Sekber Malioboro.

“Jadi lebih terkoordinasi nanti,” ucap Yunianto.

Sebelumnya, Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan DIY, Tavip Agus Rayanto mewacanakan adanya Sekber Malioboro yang bertugas mengkonsep sekenario penataan dan pengawasan kawasan Malioboro. Menurutnya, Sekber Malioboro memiliki tugas berbeda dengan UPT Malioboro.

Terpisah, Wali Kota Jogja, Haryadi Suyuti saat dihubungi membenarkan akan adanya evaluasi UPT Malioboro. Namun demikian, ia belum bisa menyampaikan detailnya karena pembentukan Sekber Malioboro masih dalam pembahasan. Saat ini, kata dia, selama masih dalam tahap evaluasi, UPT Malioboro masih cukup efektif mengawasi kawasan Malioboro.

lowongan pekerjaan
PT. SO GOOD FOOD, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…